Cirebon, si Kota Pelabuhan

posted by Bakul Rujak on 2009.06.30, under jalan-jalan
30:
Stasiun besar cirebon

Stasiun besar cirebon

Entah apa yang membuat saya memilih Cirebon sebagai tempat tujuan menghabiskan liburan akhir pekan kali ini. Kota ini panas (tentu saja, mengingat lokasinya yang dekat dengan laut) serta tak banyak lokasi menarik untuk dijadikan objek wisata.
Namun belakangan saya mulai menyukai Cirebon. Mengapa? Dengan sedikitnya yang tertulis di internet dan review orang-orang maka semakin besar pula nilai tantangannya. semakin bersemangat saya menjelajahi tiap sudutnya, hanya untuk bertemu dengan hal-hal baru yang menarik.

Cirebon pada awalnya adalah sebuah kawasan perkampungan nelayan kecil pada pertengahan abad 14. Semakin lama bertambah ramailah kapal-kapal berlabuh dan melakukan transaksi di wilayah ini (yang pada waktu itu bernama Muara Jati).
Perkembangan selanjutnya, ditunjuklah Pangeran Walangsungsang, putra Prabu Siliwangi untuk memimpin kawasan ini sebagai adipati dengan gelar Cakrabumi. dan sejak saat itu wilayah ini diberi nama Cerbon atau Cirebon.
Setelah memenangkan pertempuran melawan kerajaan Galuh, Cirebon pun berdiri sebagai kerajaan yang merdeka dan memiliki raja bergelar Cakrabuana.

Demikianlah, dari waktu ke waktu Cirebon menjadi kota pelabuhan yang cukup terkenal di kawasan asia tenggara. Hingga pada akhirnya pada tahun 1965 ditetapkan sebagai kota madya dengan luas wilayah 3.600 hektar.

sumber: wikipedia indonesia

There are no comments.

Please Leave a Reply

TrackBack URL :

pagetop