seputar bloger dan menulis

In Live & Society on 9:36 am

anda bloger? coba lihat kembali berapa banyak kata yang telah anda tulis.

kemarin seorang kawan berkata pada saya bahwa ia kagum dengan seorang rekannya yang piawai menulis. ia (rekan teman saya) mampu memproduksi tulisan yang panjang namun tetap tak membosankan untuk dibaca. kemudian barulah saya tahu bahwa rekan teman saya tersebut adalah seorang bloger (yang secara kebetulan juga saya kenal).

kemudian saya berpikir betapa hebatnya seorang bloger. mereka mampu menghasilkan tulisan secara hebat dan intens. dengan seringnya menulis dan semakin banyak tulisannya dibaca orang lain, penulis tersebut semakin dekat dengan gaya penulisan yang nyaman untuk ditulis dan menyenangkan untuk dibaca. dimana untuk menemukan posisi ideal seperti itu tak bisa diperoleh dengan sekali atau dua kali menulis saja.

para pakar selalu mengaitkan kebiasaan menulis dengan kecerdasan. banyak orang yang gemar membaca namun tak banyak yang gemar menulis. padahal dengan menulis seseorang akan terbiasa menuangkan gagasan yang (mungkin) tak bisa atau sulit diekspresikan dengan media lain. secara sederhana saya contohkan si udin baru saja melihat sebuah pohon aneh di pedalaman papua. si udin menyampaikan hal tersebut pada anto sahabatnya. setelah informasi tersebut diterima oleh anto maka bisa jadi informasi akan berhenti sampai di anto saja. sangat bergantung pada anto apakah ia akan menyampaikannya pada orang berikutnya atau tidak.

coba saja bandingkan apabila si udin menuliskannya. udin menuliskan apa yang baru saja dilihatnya di blog miliknya disertai dengan segala informasi yang mendukung. begitu tulisan tersebut ter-publish, maka minimal akan ada 2 keuntungan disini. pertama, pembaca yang kebetulan mengunjungi blog si udin akan menerima informasi mengenai pohon aneh di pedalaman papua dan tanpa ia harus meneruskan informasi tersebut ke orang berikutnya, informasi itu tetap tersebar. keuntungan kedua si udin menjadi selangkah lebih dekat untuk menjadi penulis yang hebat. bukankah orang bijak sering berkata bahwa seseorang akan menjadi mahir dalam suatu bidang dengan melakukan hal (bidang) tersebut berulang-ulang ?

saya teringat kata-kata dosen di sebuah mata kuliah, tentang 3 hal bahwa jika kau ingin mengetahui suatu hal maka banyaklah membaca, jika kau ingin paham bidang tersebut maka aplikasikan/praktekanlah. dan jika kau ingin mahir ajarkanlah kepada orang lain. maka bolehlah saya tambahkan bahwa jika kau ingin menjadi luar biasa, tuliskanlah.

jadi berhentilah bertanya ‘dapat apa saya dengan menulis ?’ tapi tanyakanlah ‘dapat apa jika saya tak menulis ?’

Andika Kurniantoro,
Blogger paruh waktu. Karyawan di sebuah perusahaan swasta Indonesia. Lajang. Gemar menonton film dan membaca buku sejarah.

Related posts ...

    Comments ...

  1. Wong Jalur | 21 October 2009 | 10.30

    Betul,meskipuan ada yg bilang bahwa “orang yang pintar bicara (retorika) kemampuan menulisnya rendah, sebaliknya yg berkemampuan menulis bagus ia mempunyai kemampuan bicara yg rendah.” Dan jarang menemukan orang yg pandai berbicara serta menulis. Tp, semuanya menurut saya berawal dari kemauan untuk bisa dan jangan lupa untuk coba dan coba sehingga kita mampu. Salam kenal.

  2. yangputri | 22 October 2009 | 10.32

    dalam hal tulis menulis terus terang aja kalo saya mah gak ada bagus2nya…. saya menulis apa yang ingin saya tulis mengalir begitu aja…. makanya tulisan sayapun terlihat tak teratur dalam gaya bahasanya….. hehehehehe

  3. anny | 26 October 2009 | 09.07

    Menulis dapat diasah dengan terus menerus dan bakatnya akan timbul , karena pada dasarnya tiap orang punya bakat itu cuma kadarnya yang berbeda

  4. Rizal | 26 October 2009 | 23.50

    karena sya ingin menjadi luar biasa maka sya tuliskan tp tulisan sya nda ada yg bermutunya :(

    Salam kenaL …

It is your turn now!