
mr beck & travis
mr. beck (dwayne johnson), seorang chef disewa oleh konglomerat amerika untuk pergi ke kawasan hutan amazon dan membawa pulang anaknya. sang anak, travis (seann w. scott) adalah seorang mahasiswa yang tergila-gila pada arkeologi dan pada saat itu tengah memburu sebuah benda berharga milik sebuah suku di tengah hutan amazon.
masalah muncul ketika usaha mr beck membawa pulang travis terbentur banyak kendala, diantaranya adalah kehadiran hatcher (christopher walken) sang mafia dan bala tentaranya yang tak memberikan izin bagi travis untuk meninggalkan wilayahnya. dalam usahanya membawa pulang travis dan menemukan artefak suku amazon, mereka dibantu oleh kelompok pemberontak setempat yang dipimpin oleh seorang wanita bernama mariana (rosario dawson).
setelah melalui pertarungan yang cukup sengit dan menegangkan dari padang terbuka hingga di belantara amazon pada akhirnya travis berhasil membawa mr beck dan mariana ke tempat artefak tua itu berada. sempat di khianati oleh mariana yang ternyata bermaksud menguasai artefak itu seorang diri, mr beck dan travis terpaksa terlibat urusan dengan kelompok hatcher kembali. namun pada akhirnya artefak berhasil dikembalikan kepada suku amazon yang berhak memilikinya.
‘the rundown’ bergenre action – adventure, dengan dibumbui humor-humor segar ala ‘the rock’ membuat film ini terasa hidup dan tak membosankan untuk ditonton. ada dua hal yang sangat saya suka dari film ini, yang pertama adalah teknik pengambilan gambarnya. the rundown tercatat diproduksi pada tahun 2003 namun bagaimana gambar diambil dan diolah menunjukkan teknik yang tinggi, berbagai sudut terekam dengan baik tanpa terkesan norak.
yang kedua adalah plot film ini sendiri, berlatar belakang petualangan di belantara amazon yang memukau. kita akan dimanjakan dengan lanskap dan tipografi alam yang indah, berbukit dan hijau. yang saya rasa sedikit mengganjal di film ini adalah penokohan mr beck. di sini mr beck terkesan terlalu powerful, sangat bahkan terlalu kuat untuk ukuran manusia, sehingga membuat film ini terkesan sangat imajinatif. namun percayalah, secara keseluruhan hal tersebut bukan menjadi masalah. tertarik untuk menonton lagi ?