okay, langsung ajah..
di sistem operasi Unix dikenal sebuah fasilitas penjadwalan otomatis yang dinamakan cron/crontab.
secara umum, cron disimpan pada sebuah file yang letak dan namanya berbeda pada setiap distronya.Di Linux saya biasa memakai Fedora, dan BSD dengan OpenBSD. Nama, dan letak file konfigurasi di kedua distro tersebut berbeda. Di Fedora, ada di /etc/crontab, sedangkan di OpenBSD (dan distribusi BSD umumnya) terletak di /var/cron/tabs/root.
fungsinya adalah sama saja, yaitu untuk mencatat perintah (bisa berupa command line langsung maupun command yang sudah tersusun dalam sebuah file bash/shell/perl script) serta waktu (timing) kapan perintah tersebut akan dieksekusi.
Penulisan file cron ini pun sedikit berbeda pada setiap distro, namun secara garis besarnya sama.
bentuk umunya adalah sebagai berikut:
* * * * * * *
penjelasan :
di atas adalah bentuk umum untuk sintaks crontab. Terlihat ada 7 kolom (blok)
contoh #1
30 05 * * * root rm /var/log/httpd/*
penjelasan:
jadi, setiap hari, pukul 05:30 pagi, perintah “rm /var/log/httpd/*” akan dieksekusi, yang berarti akan menghapus semua file dalam folder /var/log/httpd/.
contoh#2
10 05 01 * * root /bin/sh /etc/script.sh
penjelasan:
pada pukul 05:01 setiap tanggal 1, setiap bulannya, akan dieksekusi kumpulan perintah pada file “/etc/script.sh” (yang berupa file shell/bash script).
Sekian dulu, kalau ada waktu dan ilmu baru, insyaAllah saya tulis lagi..
-mohon koreksi-
regards,
dEekZ_