seputar opini masyarakat

In Bener-bener Blog, Live & Society on 4:14 pm

pagi ini saya menonton acara editorial media indonesia di metrotv
konsep acaranya adalah ada seorang moderator dan pakar yang didatangkan. mereka akan mendengarkan sebanyak mungkin opini masyarakat berkenaan dengan topik yang sedang diangkat, lalu kemudian sang pakar akan memberikan komentar dan menarik kesimpulan.

kebetulan hari ini topik yang sedang dibicarakan adalah mengenai isu upaya pelemahan kpk sekaligus undang-undang tipikor.
saya mengikuti dari awal acara tersebut dan menurut hitungan saya 99% masyarakat yang menyumbang opini menggariskan satu hal yang sama.

satu penelpon kurang lebih berkata seperti ini, “kasus korupsi di indonesia sepertinya sudah kronis dan tidak mungkin bisa disembuhkan lagi, setiap kali pemerintah membentuk badan anti korupsi pasti berujung pada korupsi yang lebih besar dan pada akhirnya berlalu begitu saja”

penelpon berikutnya berujar “kpk selama ini hanya berkonsentrasi menangani korupsi di dpr pusat saja, coba lihat, lingkungan pemerintah daerah telah menjadi ladang korupsi yang subur.”

penelpon selanjutnya tak kalah sengit “undang-undang tipikor terasa mengebiri kpk dan memanjakan koruptor, bagaimana tidak? lhawong yang melahirkan undang-undangnya para koruptor juga”

dan penelpon-penelpon lain yang menyuarakan hal senada.
benang merah yang saya (dan mungkin anda) tangkap adalah: pesimisme dan krisis kepercayaan.
masyarakat mulai pesimis pada kinerja eksekutif, legislatif sekaligus yudikatif yang membuat mereka bingung harus percaya kepada siapa lagi. kasian sekali bukan ?

namun terlepas dari apa yang dibahas, paling tidak ada satu sinyal bagus yang bisa ditangkap, yakni masyarakat mulai berani vokal dan kritis terhadap pemerintah. apakah didengar atau tidak (atau seolah-olah tak didengar) kita hanya bisa berdoa untuk yang terbaik.

apakah sampeyan pesimis juga ?

gambar: waroengseni.blogspot.com

Andika Kurniantoro,
Blogger paruh waktu. Karyawan di sebuah perusahaan swasta Indonesia. Lajang. Gemar menonton film dan membaca buku sejarah.

Related posts ...

    Comments ...

  1. alamendah | 30 September 2009 | 16.53

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Tetapi kok korupsi selalu jalan terus. Terkadang sempat juga terlintas dalam pikiran; dia komentar seperti itu lantaran emang belum berkesempatan untuk merasakan korupsi, coba kalau berkesempatan…?

  2. julie | 30 September 2009 | 17.07

    semakin kritis karena mereka memang pantas dikritik

  3. mputantular | 30 September 2009 | 17.27

    aku termasuk yang salut dengan kiprah kpk dan gemas karena dikebiri, tapi yah begitulah indonesia…

    tapi aku masih yakin tetap ada harapan

  4. Yessi | 30 September 2009 | 18.32

    takutnya acara tipi itu juga bertujuan memompa rating saja

  5. hpnugroho.com | 30 September 2009 | 21.52

    sangat sulit untuk memberantas korupsi yang sudah berakar. Percuma jika hanya memotong dahan-2 nya saja. Harus sekalian cabut sampai tuntas. Permasalahannya, untuk memberangus akar ini harus mengganti semua komponen pemerintahan termasuk partai yang ada, karena saat ini orangnya masih itu-itu juga …

  6. uni | 1 October 2009 | 09.03

    uni tetap optimis, klo ga ketahuan di dunia, bukankah nanti ada pengadilan akherat yg lebih adil??? ^_^

  7. linduaji | 1 October 2009 | 09.52

    korupsi merajalela, menyedihkan memang tapi begitulah keadaannya…

  8. idana | 1 October 2009 | 10.15

    untuk korupsi rasanya belum bisa optimis deh karena tanda2 perubahan aja nga ada,sekarang kpk aja di kebiri habis2an

  9. 'dee | 1 October 2009 | 10.25

    nggak boleh pesimis… kalau pesimis, nanti nggak akan jadi lebih baik… biarlah jalan perlahan- lahan, daripada tidak sama sekali… (slogan perjuangan kan mati satu tumbuh seribu, dikebiri satu lahir seribu… he he he ) d.~

  10. aribicara | 1 October 2009 | 14.06

    Dirimu masuk salah satu penelpon iotu ga ? :)

    Ak tetep Optimis aja dech :D
    *Walau sbnrnya pesimis :D

  11. musziandi | 1 October 2009 | 17.00

    bingung mau pesimis atau optimis..
    tapi semoga segera diatasi saja deh..
    thanks..
    salam..

  12. grubik | 3 October 2009 | 08.38

    Di indonesia ini, orang yg semula anti korupsi, bgt dia msuk k dlm birokrasi, oh sulit bgnya utk bnar2 brsih.., ya itu td, kronis teramat sangat

  13. mase mungil | 3 October 2009 | 12.46

    salam
    Turut berduka cita atas musibah yang menimpa negri kita tercinta. Semoga bangsa Kita Indonesia diberikan kekuatan. Khususnya bagi mereka yang mengalami musibah…amiennn

  14. warm | 5 October 2009 | 08.47

    saya masih optimis.
    lah kalo ga ada lembaga yg menangani korupsi
    apa gak makin parah ?

  15. Iklan Gratis | 5 October 2009 | 17.45

    rasa pesimis warga rasanya bisa dimaklumi. Tapi, saya masih yakin dan optimis bangsa ini bisa keluar dari budaya korupsi. Dukung kinerja kpk dan tapi juga tetap harus dikontrol.

    Iklan Gratis

  16. Edda | 6 October 2009 | 23.28

    Hayah, ngmgin korupsi ga ada abis2nya :p

It is your turn now!