seputar negeri jutaan sumpah

In Live & Society on 10:02 am

sampeyan pernah bersumpah? sumpah apa?
mari kita lihat dulu ke balakang, mengapa seseorang itu mengucap sumpah. pada masa nabi dan khalifah, seseorang akan bersumpah (dengan menyebut nama Tuhan) adalah jika dia yakin (sekali lagi, yakin dan tahu pasti) berada di pihak yang benar, baik didahului dengan kesaksian maupun tidak. karena konsekuensinya (tentu saja secara keyakinan) sangat besar dan berat, maka sumpah ini jarang sekali diucapkan dan sangat sakral karena mengikut sertakan nama Tuhan. bahkan nabi Muhammad bersabda bahwa bersumpah dalam perdagangan akan melariskan barang dagangan namun menghapus barokah berdagangnya. jelas kan?

nah, sekarang mari kita nyalakan televisi atau baca koran. belakangan saya agak risih juga mendengar dan menyaksikan betapa mudahnya orang-orang (di ruang sidang) mengucap sumpah dengan mantap dan menyebut-nyebut nama Tuhan. seharusnya sumpah menjadi hal yang sakral dan eksklusif, namun jika terlalu sering dan ringan untuk diucapkan, kesan sakral dan eksklusif tentu saja memudar bukan?. ditambah lagi konsekuensi sumpah itu sendiri (bagi umat beriman) baru akan diterima dikemudian hari, artinya tak akan terjadi apa-apa seketika setelah seseorang mengucap sumpah.

dan sekarang jika ada dua pihak yang berseteru dan dua-duanya berani mengucap sumpah yang sama, ya jangan salahkan siapa-siapa jika hanya akan menjadi bahan tertawaan saja.

*gambar: http://jeffreyhill.typepad.com

Andika Kurniantoro,
Blogger paruh waktu. Karyawan di sebuah perusahaan swasta Indonesia. Lajang. Gemar menonton film dan membaca buku sejarah.

Related posts ...

    Comments ...

  1. Aribicara | 12 November 2009 | 11.03

    Sumpah buat mereka2 itu mnrutku hanya dianggap mainan kali yach ??

    bener2 keterlaluan …

    Salam :)
    “orang kaya mainannya aneh-aneh ya. hehe. walaikumsalam :)

  2. AngelNdutz | 12 November 2009 | 11.41

    :-j ah..mereka nggak akan berani kalo disuru sumpah pocong
    “nah.. itu perlu dicoba sepertinya.”

  3. julie | 12 November 2009 | 14.05

    kan jari2nya di belakang ngait jadi sumpahnya boongan :D
    “ngait sambil nyiapin duit “

  4. anny | 12 November 2009 | 14.27

    Begitu entengnya ya mereka yang menyalahi sumpah itu
    “ngeluarin omongan kan emang enteng .. tinggal mangap doang :D

  5. kelly amareta | 12 November 2009 | 22.25

    tenang aja, Tuhan juga tidak menyewakan namanya dengan gratis ko buat dicatut. Semua ada konsekuensinya, ada catetannya.
    Tuhan tidak pernah melupakan catetannya!

  6. Sakurata | 13 November 2009 | 11.08

    hmm…bingung mau komeng apa, sumpah deh ! :D

It is your turn now!