seputar samurai

In Live & Society on 6:06 pm

sampeyan pernah membaca buku atau menonton film tentang samurai di jepang ?

saya jadi teringat akan kisah para samurai gagah berani di film the last samurai yang dibintangi tom cruise. ratusan tahun yang lalu, jepang terisolasi dari dunia luar dan hidup dengan damai. para samurai dengan setia dan berani siap menjadi penasehat dan pelindung utama kaisar hingga titik darah terakhir.
dikisahkan dalam the last samurai, pada tahun 1870-an kabinet kekaisaran jepang mengusulkan kepada kaisar untuk mulai membuka diri terhadap dunia barat. dengan dimotori oleh orang kepercayaan kaisar, dimulailah proses masuknya budaya barat ke tanah jepang. berbagai kerjasama dilakukan yang pada mulanya bertujuan untuk memajukan sektor perekonomian dan pertahanan negara. apa yang kemudian terjadi? dengan semakin kentalnya budaya barat di sekitar kehidupan jepang, membuat keberadaan samurai tersisihkan. di sisi lain timbullah kekhawatiran para samurai akan kelangsungan kedaulatan kekaisaran jepang yang agung. maka mereka (para samurai) memilih untuk mengasingkan diri ke perkampungan di gunung yang masih alami untuk menyusun kekuatan. budaya dan semangat bushido tetap terjaga dengan baik di sana.

namun sayang, kaisar–dengan bisikan dari para penasehat barunya yang korup–justru melihat keberadaan samurai sebagai teror dan ancaman bagi keutuhan negara. segeralah disusun kekuatan tandingan di sisi militer kekaisaran dengan peralatan canggih dan seorang pelatih militer yang didatangkan dari benua amerika dan eropa.

tapi seorang berpendidikan dan berpengalaman dari amerika yang seharusnya memerangi para samurai justru melihat segala ketimpangan tersebut. ia malah berbalik membela kaum samurai dan membela keutuhan budaya dan kekaisaran jepang yang berasas semangat bushido.

hingga peperangan yang besar pun terjadi, para samurai dengan semangat tinggi dan berjiwa ksatria berperang habis-habisan melawan kekuatan militer kekaisaran jepang yang telah ratusan tahun mereka bela. sungguh ironis. segala daya upaya dikerahkan demi memperjuangkan prinsip masing-masing. hingga pada akhirnya tewaslah semua samurai (kecuali satu orang samurai saja yang tersisa) dengan terhormat, membela kehormatan dan nama baik yang telah dibangun seiring tegaknya kekaisaran jepang.

film ini diakhiri dengan kembalinya kesadaran kaisar akan kekeliruannya selama ini. budaya dan kerja sama dengan kaum barat boleh saja dilakukan, namun tetap saja jati diri dan kedaulatan bangsa sendiri tak boleh diabaikan.

demikian, sama seperti ndorokakung yang mengidentikkan kisah ajisaka, entah mengapa saya jadi teringat akan kisah heroik para samurai ini. mari kita lihat pemimpin bangsa kita, semoga beliau segera terbangun dari tidur panjangnya dan kembali memerintah dengan hati nurani dan lebih mengutamakan para kawulanya, daripada mendengarkan bisikan dari kanan kiri yang kadang justru menjerumuskan.

oh ya, saya juga sedikit kesulitan untuk menganalogikan samurai dengan siapa? ada yang punya pendapat?

Andika Kurniantoro,
Blogger paruh waktu. Karyawan di sebuah perusahaan swasta Indonesia. Lajang. Gemar menonton film dan membaca buku sejarah.

Related posts ...

    Comments ...

  1. sakurata | 19 November 2009 | 19.33

    Jadi ingat film The Last Samurai :)
    Walopun Samurai itu identik dengan jago pedang, tapi konon arti kata samurai adalah “melayani” ..
    “iya betul, melayani tuannya dengan taruhan nyawa. hebat ya ? :D

  2. the riza de kasela | 19 November 2009 | 22.07

    kok orang indonesia sering kepleset?
    Samurai dikira pedang
    Hehehe…….
    ______________________________________________
    Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/

    “ya karena memang pada awalnya samurai identik dengan ksatria berpedang”

  3. anny | 20 November 2009 | 08.57

    Samurai sejati punya filosofi yang kuat tentang pertahanan harga diri dan martabat diri juga bangsanya
    “justru membela martabat sebuah tahta harus dimulai dari diri sendiri bukan? :)

  4. AngelNdutz | 20 November 2009 | 13.47

    ahay..sudahlah,,,saya tidak mau bermain dengan politik
    “kalau gitu ngomongin aktingnya tom cruise saja : P “

  5. Chic | 20 November 2009 | 15.33

    berarti harus nyiapin samurai-samurainya dulu di sini, sama siapa yang mau jadi the last samurainya :roll:
    “saya mau, asal gak pake berantem. LoL”

  6. matanaga | 20 November 2009 | 17.04

    teman saya yg senang tentang samurai
    namanya samuji, berpendapat mereka sangat menjunjung tinggi kehormatan dan tidak segan2 harakiri demi kehormatannya??

  7. Aribicara | 21 November 2009 | 08.27

    Negara Jepang diciptakan diatas mata Pedang :D

    mnontoon film last samurai kita akan tahu daan fham apa itu nasionalisme dan kesetiaan :)

  8. andrie callista | 21 November 2009 | 12.26

    nice post… dapat info tentang culture jepang nh.. :)
    blogwalking.. :)

  9. DuniaSapi | 22 November 2009 | 07.25

    Kirain samurai itu sama dengan keris di indonesia, ternyata “samurai” itu mempunyai arti yang lebih dalam.
    Nice posting……

  10. Aribicara | 23 November 2009 | 10.31

    Ada kelanjutanya ga yach The last Samurai II ? :D

    Salam :)

  11. alamendah | 23 November 2009 | 19.14

    (maaf) izin, setelah sekian lama akhirnya bisa berkunjung juga.
    Salam.

  12. julie | 25 November 2009 | 15.57

    saya juga
    (ikut2an komen mas alam)

  13. Bakul Rujak /  [film] ninja assassin | 27 November 2009 | 06.39

    [...] dengan para samurai, ninja di jepang (setidaknya yang digambarkan pada film ini) bekerja pada pihak yang mampu [...]

It is your turn now!