
Judul Buku : The Joshua Files: Invisible City (Kota yang Hilang)
Pengarang : MG. Harris
Penerjemah : Nina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2009
Tebal buku : 380 halaman
Josh Gracia, berusia 13 tahun anak seorang arkeolog Meksiko pada awalnya hanya seorang anak muda biasa. Hingga pada suatu hari berita kematian ayahnya datang dan mengubah seluruh hidupnya. Penyebab kematian sang ayah yang sangat misterius dan kasak-kusuk pihak kepolisian yang seakan-seakan menyembunyikan sesuatu, membuat Josh mengambil jalannya sendiri dan bertekad membongkar konspirasi kematian ayahnya.
Andres Gracia, ayah Josh, dilaporkan tewas mengenaskan ketika menerbangkan pesawat di Meksiko dalam sebuah misi penyelidikan artefak suku Maya kuno. Seluruh badannya hangus terbakar hingga waktu kematian pun tak teridentifikasi lagi. Josh dan kedua sahabatnya pergi ke Meksiko untuk mencari kebenaran. Bertemu dengan kakak tirinya yang tak pernah ia kenal sebelumnya, Josh semakin bersemangat untuk mencari tahu apa yang sebenarnya tengah diperjuangkan oleh ayahnya hingga menemui ajal.
Cerita menjadi sangat menegangkan ketika Josh sedikit demi sedikit menemukan fakta bahwa dirinya adalah keturunan seorang tokoh suku Maya kuno yang mewarisi sebuah keistimewaan yang didapat dari leluhurnya. Sebuah tanggung jawab turun temurun pun dibebankan di pundaknya. Ia harus menyelamatkan sebuah codex (surat kuno suku maya yang ditulis di belahan kayu) yang entah berada dimana.
Tentu saja tugas ini menjadi tak mudah dengan kehadiran banyak pihak yang juga menginginkan codex tersebut. Laga mencekam, penggambaran konflik yang intens, ditambah konspirasi-konspirasi membingungkan tentang ramalan kiamat tahun 2012 dan misi penyelamatan peradaban manusia membuat Josh harus bekerja dengan cepat.
Mensejajarkan diri
MG Harris tampil mencoba menempatkan dirinya sejajar dengan para novelis sukses lainnya seperti Arthur Conan Doyle dan Stephenie Meyer. Karyanya kali ini dipersiapkan untuk mencoba mengambil momentum meledaknya uforia kiamat 2012 berkaitan dengan ramalan suku maya kuno. Saya tak terlalu mengikuti novel macam Harry Potter atau Sherlock Holmes, namun begitu membaca The Joshua Files saya harus berkata bahwa saya sangat menyukai novel ini. Segala konspirasi yang disajikan digambarkan dengan begitu halus sehingga cukup mempengaruhi pikiran pembaca. Setiap detail konflik, setting kejadian-kejadian mencekam menjadi begitu hidup dan benar-benar menghanyutkan.
Kekuatan MG. Harris dalam novel ini saya rasakan ada di permainan kata-kata dan pemilihan topik. Sehingga setelah membaca novel ini, saya hampir betul-betul percaya bahwa terdapat sebuah kota yang tersembunyi dan memiliki teknologi yang luar biasa maju dibawah reruntuhan piramid suku maya di Meksiko!
Buku The Invisible City adalah buku pertama dari seri The Joshua files yang semuanya ada 3 buku. Ada Ice Shock dan Zero Moment setelahnya. Kedua buku terakhir sampai saat ini belum diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, sehingga kita (saya) masih harus bersabar sedikit lebih lama.
Ak seneng kalau kisah2 yg beginian ![]()
menantang ..
apalagi kalau ngebayangin melakukan misi dalam penyelidikan artefak suku maya kuno ….
*Oia, dah di filmkan belum yach ini buyku ?
yang emnarik adalah dari sisi misterinya sebagai keturunan maya kuno, saya jadi penasaran dengan endingnya
seru juga bila punya dana untuk beli buku… disini mau baca susah… toko sewa buku sudah bnayak yg tutup
resensi buku di sini selalu menggoda saya untuk membeli bukunya.
makasih
wahhh keren nih buku, musti ada anggaran ntar gajian buat beli buku ini.