Judul Buku : The Naked Traveler 2
Pengarang : Trinity
Penerbit : B-First (PT. Bentang Pustaka)
Tahun Terbit : 2010
Tebal buku : 350 halaman
Setelah berjaya dengan The Naked Traveler pertama yang terbit 2007 lalu, Trinity kembali mencoba mengangkat kisah-kisah perjalanannya yang lebih memukau, The Naked Traveler 2. Masih dengan konsep yang sama, tulisan ringan dan santai jauh dari kesan formal. Mengetengahkan cerita-cerita perjalanan yang tak terduga, penuh kejutan dan ala backpacker pastinya. Disini Trinity (lagi-lagi) membuktikan bahwa dana terbatas, tak ada teman dan cuti yang terbatas (dan usia yang tak lagi muda) tak menghalanginya menjajah sebanyak mungkin tempat baru di muka bumi.
Untuk memudahkan pembaca sekaligus mengarahkan kerangka berpikir, Trinity membagi buku keduanya menjadi 8 bab. Ada Gila-Gilaan, Indonesiana, Traveling Membawa Nikmat, Apa Rasanya?, Sekolah di Filipina, Belajar dari Sini, Bandingkan dan Narsis.com. Ada kurang lebih 71 judul tulisan di dalamnya, dan semua keren! Tak bosan saya membacanya meski berulang-ulang, buku ini benar-benar membuka mata siapapun bahwa dunia tak sesempit yang pernah dibayangkan. Beraneka istiadat, gaya hidup dan kondisi geografis negara-negara dunia seakan menjadi bahan menarik yang tak pernah habis untuk diceritakan.
Pemilihan bahasa yang digunakan tetap seperti buku sebelumnya, santai, bebas dan telanjang ala The Naked Traveler. Kata-kata populer dan mudah dimengerti meluncur dengan santai dan tak jarang mengundang tawa.
Saya tak menyebut ini sebuah kekurangan, namun jika Anda kebetulan kurang suka bepergian sepertinya akan merasa sedikit bosan. Sering dalam satu judul tulisan, Trinity membahas segala sesuatu dengan sangat mendetail. Sehingga terkesan mengulang-ngulang cerita yang sudah ada sebelumnya. Mulai dari bagaimana orang Filipina yang suka membalik penggunaan huruf F dan P hingga cerita mendetail tentang sejarah tempat-tempat bersejarah di sebuah negara. Mungkin jadi terkesan seperti pelajaran sejarah SMA.
Salah satu yang saya suka adalah tulisan tentang tips dan trik bepergian hemat, aman dan nyaman ala backpacker. Seperti yang ditulis dalam entry yang berjudul 9 Ide Mengisi Waktu dengan Hemat (hal.259) atau Where Are You From? Paradise? (hal. 225).
Tak ada ruginya membaca sebuah buku, itu prinsip hidup saya. Kita baru akan (benar-benar) tahu bagaimana isi sebuah buku setelah membacanya bukan? Dan menurut saya buku The Naked Traveler 2 ini adalah panduan non formal bagi Anda yang terobsesi untuk menjadi pelancong ala backpacker. Jadi jika Anda kesulitan mencari buku berjudul How To Be A Good Backpacker, rasanya Buku The Naked Traveler bisa menjadi guide yang sangat berharga.
Oh ya, the naked traveler bisa dikunjungi di blog http://naked-traveler.com/
membaca buku The Naked Traveler yang pertama serasa diajak berkeliling dunia. buku ini juga yang menginspirasi saya untuk jalan2 keluar negeri.
mudah2an buku yang kedua sama suksesnya (penasaran, buruan kirim yak)
Saya sudah beli yang pertama, yang kedua belom, tapi selalu baca blognya.
saya udah baca yang pertama dan keren. begitu bbrp buku di rumah abis dibaca, lgsg saya beli ini buku
salam kenal yah!
aku juga udaliat di toko buku minggu lalu, tapi aku lebih suka baca novel, terutama novel fantasy… hehehe
Wah!!!
Belum baca…
Jadi pengen beli buku nya….
Emang lebih seru jadi traveler dari pada turis….
Turis cuma bisa ngunjungin tempat wisata standard
Traveler alias backpacker bisa berkeliling sesuka hati
Salam kenal yaaa…
aduh pengen banget punya euy…nabung dulu kali yah…soale yang pertamanya bagus…
nemu buku pertamanya udah lama, itu juga ga sengaja di gramed. akhirnya langganan blognya.
buku kedua baru dibaca sekilas, isinya banyak sama dengan di blog, jadi belum berniat segera membaca.. (walaupun baca buku dan baca blog sensasinya beda)