Seorang ibu rumah tangga bernama Valerie Plame (Naomi Watts) yang juga merupakan seorang agen senior CIA harus mengemban tugas berat dari instansinya. Valerie harus memimpin sebuah tim untuk melakukan investigasi terkait dugaan pemerintah Amerika bahwa Irak sedang mempersiapkan sebuah senjata pemusnah masal.
Valerie pun harus melibatkan suaminya, Joe Wilson (Sean Penn), seorang mantan diplomat untuk terjun ke Niger dan menyelidiki apakah Irak pernah melakukan pembelian bahan pembuat bom nuklir dari negara tersebut.
Masalah bermula sekembalinya Joe dari Niger. Pemerintah Amerika Serikat melalui presiden telah terlanjur mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa Irak sedang mempersiapkan sebuah senjata pemusnah masal yang akan dipergunakan untuk kegiatan terorisme, tak peduli apapun hasil investigasi Valerie dan timnya.
Joe tak tinggal diam hasil investigasinya diabaikan, lebih jauh lagi, negara dengan jelas-jelas menyebar kebencian dan berita bohong. Ia pun menulis sebuah kolom di New York Times, membuka kebohongan pemerintah dan memicu kontroversi.
Rupanya cerita menjadi semakin rumit ketika peristiwa demi peristiwa memaksa Valerie dan Joe menempuh jalan mereka masing-masing untuk mencari kebenaran dan memulihkan nama baik. Keutuhan keluarga Wilson benar-benar dipertaruhkan.
Amerika dan Terorisme
Film berdurasi 108 menit ini menyuguhkan sisi lain dari “dapur” intelejen Amerika Serikat. Betapa sang negara adidaya berupaya menghembuskan isu yang memprovokasi dan menimbulkan kebencian masal yang akut terhadap negara-negara timur tengah — atau dalam hal ini Irak.
Seolah ingin “membuka paksa” mata kita bahwa fakta tak harus datang dari pihak yang lebih kuat, dan bahwa peperangan hanya akan menimbulkan kerusakan dan penderitaan bagi banyak jiwa.
Di sisi lain, drama yang ditampilkan juga tak kalah dominan. Bagaimana seorang ibu dan istri yang tengah naik daun dalam karirnya harus menghadapi dilema yang berat dan pelik.
gambar http://www.imdb.com/
[...] juga: Fair Game by @bakulrujak *) gambar dari [...]