<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/amerika/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Dec 2011 12:04:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Fair Game</title>
		<link>http://bakulrujak.com/580/fair-game</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/580/fair-game#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 16:23:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[fair game]]></category>
		<category><![CDATA[intelejen]]></category>
		<category><![CDATA[sean penn]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Seorang ibu rumah tangga bernama Valerie Plame (Naomi Watts) yang juga merupakan seorang agen senior CIA harus mengemban tugas berat dari instansinya. Valerie harus memimpin sebuah tim untuk melakukan investigasi terkait dugaan pemerintah Amerika bahwa Irak sedang mempersiapkan sebuah senjata pemusnah masal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/03/fairgame.jpg" mce_href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/03/fairgame.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-579" title="fair game" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/03/fairgame.jpg" mce_src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/03/fairgame.jpg" alt="" height="252" width="170"></a>Seorang ibu rumah tangga bernama Valerie Plame (Naomi Watts) yang juga merupakan seorang agen senior CIA harus mengemban tugas berat dari instansinya. Valerie harus memimpin sebuah tim untuk melakukan investigasi terkait dugaan pemerintah Amerika bahwa Irak sedang mempersiapkan sebuah senjata pemusnah masal.</p>
<p>Valerie pun harus melibatkan suaminya, Joe Wilson (Sean Penn), seorang mantan diplomat untuk terjun ke Niger dan menyelidiki apakah Irak pernah melakukan pembelian bahan pembuat bom nuklir dari negara tersebut.</p>
<p>Masalah bermula sekembalinya Joe dari Niger. Pemerintah Amerika Serikat melalui presiden telah terlanjur mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa Irak sedang mempersiapkan sebuah senjata pemusnah masal yang akan dipergunakan untuk kegiatan terorisme, tak peduli apapun hasil investigasi Valerie dan timnya.</p>
<p>
Joe tak tinggal diam hasil investigasinya diabaikan, lebih jauh lagi, negara dengan jelas-jelas menyebar kebencian dan berita bohong. Ia pun menulis sebuah kolom di New York Times, membuka kebohongan pemerintah dan memicu kontroversi.</p>
<p>Rupanya cerita menjadi semakin rumit ketika peristiwa demi peristiwa memaksa Valerie dan Joe menempuh jalan mereka masing-masing untuk mencari kebenaran dan memulihkan nama baik. Keutuhan keluarga Wilson benar-benar dipertaruhkan.</p>
<p></p>
<p><b>Amerika dan Terorisme</b></p>
<p>Film berdurasi 108 menit ini menyuguhkan sisi lain dari &#8220;dapur&#8221; intelejen Amerika Serikat. Betapa sang negara adidaya berupaya menghembuskan isu yang memprovokasi dan menimbulkan kebencian masal yang akut terhadap negara-negara timur tengah &#8212; atau dalam hal ini Irak.</p>
<p>Seolah ingin &#8220;membuka paksa&#8221; mata kita bahwa fakta tak harus datang dari pihak yang lebih kuat, dan bahwa peperangan hanya akan menimbulkan kerusakan dan penderitaan bagi banyak jiwa.</p>
<p>Di sisi lain, drama yang ditampilkan juga tak kalah dominan. Bagaimana seorang ibu dan istri yang tengah naik daun dalam karirnya harus menghadapi dilema yang berat dan pelik.</p>
<p><i>gambar http://www.imdb.com/</i></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/580/fair-game/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seputar &quot;Indonesian Muslims&quot;</title>
		<link>http://bakulrujak.com/437/seputar-indonesian-muslims</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/437/seputar-indonesian-muslims#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 15:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[pojok]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[indonesian muslim]]></category>
		<category><![CDATA[obama]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah situs berita internasional www.english.rfi.fr menulis berita berjudul &#8216;Indonesian Muslim group opposes Obama visit&#8217;. Cukup provokatif, banyak pihak internasional jadi memandang miring umat muslim di tanah air. Ditambah akun twitter populer @breakingnews memuatnya, jadilah &#8220;indonesian muslims&#8221; jadi trending topic di twitter. Hebatnya, banyak reaksi dari umat muslim di indonesia. Beberapa mengatakan &#8220;My name is xxxx, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah situs berita internasional www.english.rfi.fr menulis berita berjudul &#8216;Indonesian Muslim group opposes Obama visit&#8217;. Cukup provokatif, banyak pihak internasional jadi memandang miring umat muslim di tanah air. Ditambah akun twitter populer @breakingnews memuatnya, jadilah &#8220;indonesian muslims&#8221; jadi trending topic di twitter. Hebatnya, banyak reaksi dari umat muslim di indonesia. Beberapa mengatakan &#8220;My name is xxxx, I&#8217;m Indonesian muslim and I&#8217;m not a terrorist&#8221;. <a style="text-decoration: underline; color: #97a872; padding: 0px; margin: 0px;" rel="nofollow" href="http://bit.ly/bv9rzy" target="_blank">http://bit.ly/bv9rzy</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/437/seputar-indonesian-muslims/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Green Zone</title>
		<link>http://bakulrujak.com/428/green-zone</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/428/green-zone#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 03:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[baghdad]]></category>
		<category><![CDATA[green zone]]></category>
		<category><![CDATA[matt damon]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[prajurit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Berlatar tahun 2003 di Baghdad yang mencekam, Roy Miller (Matt Damon) seorang perwira angkatan darat Amerika ditugaskan untuk mencari lokasi penyimpanan senjata pemusnah masal, yang menurut sumber intelijen tersembunyi di sejumlah tempat di penjuru Irak. Kecurigaan Miller mulai muncul manakala dari beberapa kali pencarian senjata pemusnah masal yang dimaksud tak juga ditemukan. Akurasi informasi dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-429" title="Green Zone matt damon" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/03/greenzone.jpg" alt="Green Zone matt damon" width="170" height="252" />Berlatar tahun 2003 di Baghdad yang mencekam, Roy Miller (Matt Damon) seorang perwira angkatan darat Amerika ditugaskan untuk mencari lokasi penyimpanan senjata pemusnah masal, yang menurut sumber intelijen tersembunyi di sejumlah tempat di penjuru Irak. Kecurigaan Miller mulai muncul manakala dari beberapa kali pencarian senjata pemusnah masal yang dimaksud tak juga ditemukan. Akurasi informasi dari pihak intel pun mulai dipertanyakan.</p>
<p>Namun rupanya bukan pada intelijen sumber masalahnya, Miller dan seorang agen CIA bernama Martin Brown (Brendan Gleeson) mengendus adanya konspirasi yang melibatkan para pejabat tinggi. Rupanya Miller dan timnya tak punya banyak waktu ketika di saat-saat terakhir kedutaan besar Amerika mencabut semua status militer prajurit angkatan darat Amerika di Irak. Perkara senjata pemusnah masal harus segera diselesaikan, sekaligus seorang jenderal kepercayaan Saddam Husein yang sekaligus target prioritas para prajurit Amerika siap melakukan penyerangan kapan saja.</p>
<p><strong>Kembalinya Jason Bourne<br />
</strong> Ada dua faktor internal yang membuat film ini layak mendapat apresiasi yang bagus. Pertama aktor utamanya dan yang kedua adalah sutradaranya. Perpaduan Matt Damon dan Paul Greengrass berhasil membuat saya menonton Bourne Supremacy dan Bourne Ultimatum berkali-kali tanpa merasa bosan. Keduanya bisa menjadi tandem yang memukau jika dipertemukan.</p>
<p>Di sisi lain konsep pertempuran Baghdad yang terkenal itu berhasil disajikan dengan nyaris sempurna ke layar lebar oleh sang sutradara. Setiap detail pertempuran yang menegangkan, persenjataan, taktik dan strategi serta Irak yang berdebu bisa membuat penonton terbawa ke tengah suasana pertempuran yang bertempo rapat dan menegangkan.</p>
<p>Satu hal yang mambuat saya tersentuh. Di akhir bagian film ini seorang tokoh (memerankan Freddy,  seorang penduduk lokal) berkata pada Miller, &#8220;kau orang asing dan tak berhak menentukan apa yang terjadi di sini&#8221;.</p>
<p>Saya menangkap maksud Freddy dari kata-kata tersebut adalah, walaupun penuh dengan intrik dan konspirasi, memang beginilah sebuah negara terbentuk dan dijalankan. Tak perlu risau dengan itu. Toh masyarakat disini bisa berkompromi dengan hal itu dan menjalani hidup mereka dengan apapun yang ada. Ya, lalu saya ingat negara saya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/428/green-zone/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edge of Darkness</title>
		<link>http://bakulrujak.com/402/edge-of-darkness</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/402/edge-of-darkness#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 03:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[box office]]></category>
		<category><![CDATA[edge of darkness]]></category>
		<category><![CDATA[mel gibson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa dekat seorang ayah dengan anaknya ? Rupanya detektif Thomas Craven (Mel Gibson) tak terlalu dekat dengan Emma Craven (Bojana Novakovic), anak semata wayangnya. Emma anak yang cerdas dan setelah lulus kuliah ia magang di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang riset dan pengembangan untuk departemen pertahanan Amerika.
Suatu hari Emma datang mengunjungi ayahnya di Boston [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-403" title="Edge of Darkness" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/02/edge170.jpg" alt="Edge of Darkness" width="170" height="252" />Seberapa dekat seorang ayah dengan anaknya ? Rupanya detektif Thomas Craven (Mel Gibson) tak terlalu dekat dengan Emma Craven (Bojana Novakovic), anak semata wayangnya. Emma anak yang cerdas dan setelah lulus kuliah ia magang di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang riset dan pengembangan untuk departemen pertahanan Amerika.</p>
<p>Suatu hari Emma datang mengunjungi ayahnya di Boston dan sesuatu yang buruk pun terjadi. Seseorang tak dikenal tiba-tiba melepaskan sebuah tembakan dengan senjata <em>shotgun</em> dan membuat Emma tewas seketika di depan Thomas.</p>
<p>Berita segera tersebar dengan asumsi bahwa Emma adalah korban salah sasaran dari para penjahat yang mengincar ayahnya. Namun rupanya Thomas memiliki dugaan tersendiri. Sang detektif pun memulai investigasi pribadinya, mencoba menyibak misteri dibalik kematian putrinya. Semua fakta yang ditemukan Thomas semakin menguatkan dugaannya bahwa Emma adalah target utama, dan bukan dirinya. Anehnya, satu persatu saksi kunci dari misteri ini tewas dengan berbagai cara, seolah tragedi ini dimotori oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan yang sangat kuat.</p>
<p>Misteri mulai terkuak ketika Thomas mengendus hawa konspirasi dari para pejabat negara yang bekerjasama dengan perusahaan tempat Emma magang untuk mengerjakan sebuah proyek besar yang berbahaya. Thomas mulai kehabisan waktu ketika mendapati bahwa dirinya telah terkontaminasi dengan radiasi nuklir dan sedikit sekali harapan untuk selamat. Tapi tetap kebenaran harus ditegakkan.</p>
<p><strong>Box Office</strong><br />
Amerika <em>banget</em>. Itulah yang terbersit di kepala saya setelah menonton film berdurasi 108 menit ini. Alur cerita yang penuh kejutan dan akhir yang seakan mengambang namun tak membuat penasaran. Penokohan yang baik serta penggambaran watak yang samar dan nyaris tak tersurat membuat penonton berpikir dan memutuskan sendiri, siapa tokoh jahat dan baiknya.</p>
<p>Konflik yang dihadirkan pun sangat beragam dan kompleks, mulai dari misteri kematian Emma, konspirasi perusahaan raksasa dengan pemerintah hingga sebuah klub pencinta lingkungan. Semua diracik dengan apik hingga membentuk sebuah cerita yang utuh. Tak mengherankan film ini sempat menduduki peringkat kedua di Box Office dibawah Avatar. Ya, Mel Gibson bintangnya!</p>
<blockquote><p>artikel ini bisa juga dibaca di <a style="color: #1f741f; font-weight: normal; text-decoration: none;" title="Situs Bicara Film" href="http://www.bicarafilm.com/baca/2010/02/02/edge-of-darkness.html" target="_blank">bicarafilm</a>.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/402/edge-of-darkness/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ghostgirl, Rest in Popularity</title>
		<link>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 03:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[ghostgirl]]></category>
		<category><![CDATA[hantu]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Ghostgirl
 Pengarang : Tonya Hurley
 Penerjemah : Berliani M. Nugrahani
 Penerbit : Penerbit Atria
 Tahun Terbit : 2009
 Tebal buku : 402 halaman
 Harga di Gramedia : Rp 57.500,-
Menjadi populer dan banyak teman adalah impian semua orang. Termasuk juga Charlotte User, seorang siswi biasa di sekolah Hawthorne High. Terlalu biasa malah, hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-387" title="Ghostgirl" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/01/Ghostgirl.jpg" alt="Ghostgirl" width="160" height="243" />Judul Buku</strong> : Ghostgirl<br />
<strong> Pengarang :</strong> Tonya Hurley<br />
<strong> Penerjemah </strong>: Berliani M. Nugrahani<br />
<strong> Penerbit</strong> : Penerbit Atria<br />
<strong> Tahun Terbit </strong>: 2009<br />
<strong> Tebal buku</strong> : 402 halaman<br />
<strong> Harga di Gramedia </strong>: Rp 57.500,-</p>
<p>Menjadi populer dan banyak teman adalah impian semua orang. Termasuk juga Charlotte User, seorang siswi biasa di sekolah Hawthorne High. Terlalu biasa malah, hingga tak seorang pun mau berteman dengannya. Dengan dandanan yang sangat biasa (malah terkesan ketinggalan jaman) dan mengandalkan kecerdasan otaknya Charlotte berniat mendaftar ke tim pemandu sorak untuk berusaha menarik perhatian cowok paling keren di  sekolah, Damen.</p>
<p>Apa mau dikata, Damen telah berpacaran dengan Petula, cewek seksi yang sangat membenci Charlotte. Tak habis akal, Charlotte berusaha menjadi teman kelompok Damen untuk kelas fisika. Dan berhasil!</p>
<p>Namun rupanya kegembiraan Charlotte tak bisa bertahan lama. Ketika kelas fisika pertamanya berakhir, Charlotte tengah mengunyah permen karet berbentuk beruang. Dan entah bagaimana permen karetnya tertelan, menghambat saluran pernapasannya dan mencekik Charlotte hingga tewas!</p>
<p>Apakah cerita berkahir? Ternyata belum. Arwah Charlotte pun bangkit dan harus menjalani hari-harinya di dunia kematian. Dunia kematian diceritakan berdampingan dengan dunia kehidupan. Charlotte masih bisa bertemu Damen setiap hari. Ia juga bertemu banyak teman baru dari dunia kematian, ada Pam si Picollo yang meninggal gara-gara secara tak sengaja menelan picollo (semacam alat musik tiup), ada Mike si Metal, dan Prudence sang ketua kelas kematian yang diam-diam sangat membenci Charlotte.</p>
<p>Sialnya, mereka akan terperangkap di alam kematian selamanya dan tak bisa berpindah ke alam keabadian sebelum semua misi ketika hidup mereka terpenuhi. Semua telah memenuhi misi mereka, kecuali Charlotte. Misi kehidupannya tentu saja adalah pergi ke pesta dansa bersama Damen, sang cowok pujaan. Charlotte harus berjuang habis-habisan untuk bisa melancarkan misinya. Ia dibantu Scarlet, adik Petula yang secara ajaib bisa melihat arwah Charlotte. Perjuangan Charlotte dan Scarlet diwarnai kejadian-kejadian yang menggelikan dan seru. Charlotte harus mempelajari teknik-teknik khas alam kematian seperti menembus dinding, merasuki tubuh Scarlet hingga telekinetis dan telepati, semuu itu ia lakukan hanya untuk mendapatkan kesempatan untuk menjalankan misi terakhir semasa hidupnya, pergi ke pesta dansa bersama Damen!</p>
<p><strong>Novel cewek ?<br />
</strong><em> Oke</em>, saya mengaku membeli novel ini dengan sengaja. Bukan karena tak tahu bahwa isinya akan cewek banget. Kisah-kisah kehidupan khas dinamika siswa-siswi sekolah menengah di Amerika, sangat kompleks. Mulai dari gosip seputar cowok, tim pemandu sorak yang paling populer di sekolah hingga obrolan rahasia sesama teman untuk menggunjingkan guru. Semua diceritakan dengan lugas dan polos. Tentu saja kali ini ditambah penggambaran tentang alam kematian yang penuh imajinasi.</p>
<p>Tiga bab pertama belum terlalu tampak nilai plusnya, baru setelah itu saya menemukan pesan yang ingin disampaikan novel ini. Egoisme Charlotte dalam memperoleh tujuannya dan konsistensi teman-temannya dari alam kematian dalam memperjuangkan Hawthorne Manor, sebuah rumah tua yang dijadikan &#8220;rumah&#8221; bagi anak-anak alam kematian. Sangat humanis (ya, meskipun diperagakan oleh para hantu tentunya).</p>
<p>Dan pada akhirnya kita akan melihat bagaimana proses Charlotte dalam memperbaiki diri dengan dukungan dari teman-teman hantu dan manusianya. Tentu saja hal ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua (dan bukan hanya bagi kaum cewek!).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[buku] jangan sebut mereka hantu</title>
		<link>http://bakulrujak.com/263/buku-jangan-sebut-mereka-hantu</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/263/buku-jangan-sebut-mereka-hantu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 03:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[fontaine manse]]></category>
		<category><![CDATA[hantu]]></category>
		<category><![CDATA[jangan sebut mereka hantu]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : jangan sebut mereka hantu (don&#8217;t call them ghost)
Pengarang :  kathleen mcconel
penerjemah : luqman hakim
Penerbit : q-press
Tahun Terbit : 2005
Tebal buku : 424 halaman
pada tahun 1971 keluarga McConnel pindah ke sebuah rumah tua yang berjuluk Fontaine Manse. Cathleen McConnel, sang ibu rumah tangga mulai merasakan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi setiap hari di rumah baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="jangan sebut mereka hantu" src="http://betet.blogdetik.com/files/2009/11/janganpanggilmerekahantu.jpg" alt="" width="180" height="300" />Judul Buku : <strong>jangan sebut mereka hantu (don&#8217;t call them ghost)</strong><br />
Pengarang :  <strong>kathleen mcconel</strong><br />
penerjemah : <strong>luqman hakim</strong><br />
Penerbit : <strong>q-press</strong><br />
Tahun Terbit : <strong>2005</strong><br />
Tebal buku :<strong> 424 halaman</strong></p>
<p>pada tahun 1971 keluarga McConnel pindah ke sebuah rumah tua yang berjuluk Fontaine Manse. Cathleen McConnel, sang ibu rumah tangga mulai merasakan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi setiap hari di rumah baru mereka. hal-hal yang tak masuk akal seperti daun pintu yang terbuka dan tertutup dengan sendirinya, suara berdebum keras dari loteng, suara bergemuruh seperti sekelompok anak yang tengah berlari dan sebagainya. demi melindungi keluarganya, kathleen bertekat menyelidiki apa yang sebenarnya tengah terjadi. penelusuran dilakukannya dengan bertanya ke tetangga hingga mencari rujukan ke perpustakaan kota. namun fakta yang ditemukan sangat mengejutkan. arwah 3 orang anak yang dulunya pemilik fontaine manse masih bersemayam dengan damai di sana!</p>
<p>kemudian hari-hari yang mereka lalui bersama membuat kathleen menjadi lebih dekat dan mengerti tentang arwah anak-anak yang tinggal bersama keluarganya. kathleen memanggil mereka Bidadari Kecil, Buddy dan Si Bayi. mereka anak-anak baik, ramah dan mau menerima keluarga McConnel dengan baik. bahkan cathleen telah menganggap mereka sebagai anak-anaknya sendiri. keempat anak keluarga McConnel, Linda Sue, Mike, Ward dan si kecil Duncan tampaknya juga mulai terbiasa dengan kehadiran 3 teman tak kasat mata mereka. bahkan kathleen sangat terbantu dengan kehadiran ketiga teman barunya itu terutama dalam hal menjaga duncan yang masih berusia 2 bulan. bahkan duncan sempat terselamatkan dari bahaya tenggelam di bak mandi.</p>
<p>namun tetap kodrat tak bisa dilawan, manusia memang tak seharusnya bergaul dengan para arwah yang berbeda dimensi. keputusan yang sulit harus diambil oleh keluarga McConnel pada akhirnya.</p>
<p>Buku ini adalah kisah nyata dari Kathleen McConnel yang juga merupakan karya pertamanya. Kathleen sendiri lahir pada tahun 1944 di Indiana, Amerika. pada tahun 1971 ia dan suami keduanya, George McConnel pindah ke Fontaine Manse dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan itu. mungkin karena kisah nyata dan benar-benar terjadi, cerita dalam buku ini menjadi begitu hidup. penggambaran lokasi, tokoh dan kejadian sangat detail dan tak sulit untuk membayangkannya. bahasa yang digunakan juga ringan, mengalir dan mudah dipahami. benar-benar sebuah refleksi ketulusan cinta seorang ibu yang tegar, berani dan menggugah sisi kemanusiaan pembacanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/263/buku-jangan-sebut-mereka-hantu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

