<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/bu-gendut-blok-m/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Dec 2011 12:04:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>warung lesehan bu gendut di blok m</title>
		<link>http://bakulrujak.com/38/lesehan-bu-gendut-di-blok-m</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/38/lesehan-bu-gendut-di-blok-m#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 00:55:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakde</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[bu gendut blok m]]></category>
		<category><![CDATA[kaki lima]]></category>
		<category><![CDATA[warung lesehan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[
seorang teman pernah menasehati agar minimal sekali dalam seminggu makan di kaki lima. agar perekonimian mereka bisa berjalan. tanpa peringatan itu pun, aku melakukannya setiap hari.
pada buka bersama teman blog minggu lalu ( 12/09/2008) itu kami sengaja memilih warung lesehan bu gendut yang ada di lorong labirin blok m. tepatnya di seberang blok m square. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img class="aligncenter size-full wp-image-37" title="lesehan1" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2008/09/lesehan11.jpg" alt="" width="300" height="303" /></p>
<p>seorang teman pernah menasehati agar minimal sekali dalam seminggu makan di kaki lima. agar perekonimian mereka bisa berjalan. tanpa peringatan itu pun, aku melakukannya setiap hari.</p>
<p>pada buka bersama teman blog minggu lalu ( 12/09/2008) itu kami sengaja memilih warung lesehan bu gendut yang ada di lorong labirin blok m. tepatnya di seberang blok m square. bertempat di depan ruko, warung lesehan bu gendut ini sudah sangat terkenal.</p>
<p>seperti tampak pada petang itu, para pengunjung sudah duduk rapi jali. selebihnya antri. khusus pada bulan puasa, warung ini buka sampai sahur. pada hari biasa hanya sapai jam satuan.</p>
<p>beruntung aku datang lebih awal, sehingga masih bebas memilih tempat duduk diatas tikar menghadap meja rendah. sambil menunggu buka kami memesan minuman. sayang jenisnya terbatas. adanya hanya es jeruk, es teh, teh panas dan kopi. hanya pada bulan puasa saja bu gendut menyediakan kolak.</p>
<p>ini kontras dengan banyaknya macam menu yang disajikan di meja panjang. dari ujung sambung menyambung menjadi hamparap mirip mozaik. aku agak kesulitan memutuskan mau makan pakai lauk apa.</p>
<p align="center"><img class="aligncenter size-full wp-image-39" title="cumi" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2008/09/cumi1.jpg" alt="" width="381" height="300" /></p>
<p>dari ujung sana, ada cumi goreng, gudeg, oseng teri, oseng pare, oseng genjer, empal, sate, botok, tahu tempe yang di goreng maupun di bacem, bermacam ikan, udang, emas, kembung, ayam, kerang, telur yang, kangung, daun paya dan lainnya.</p>
<p>yang paling mencengangkan adalah sambel pedasnya yang menyengat. karena saya suka pedas, aku bebas meminta lebih banyak. kata teman saya masakan ibu gendut ini adalah model masakan pesisiran. rasanya sangat khas dan berani.</p>
<p>di warung lesehan ini, kita bisa berlama-lama ngobrol sampai malam. memang agak banyak pengamen yang berseliweran. namun tak cukup sanggup mengusik keasyikan kita karena ada sekelompok pemusik yang memainkan siter dengan lagu-lagu jawa.</p>
<p>setelah kenyang kami &#8220;berhitung&#8221;.  total &#8220;kerusakan&#8221; yang harus aku bayar setelah menghabiskan seporsi nasi dengan cumi goreng, teri bulu ayam, urap dan oseng tempe, sambel kerupuk plus segelas es jeruk tak sampai 20 ribuan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/38/lesehan-bu-gendut-di-blok-m/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

