30:
Di Cirebon ada 2 kuliner andalan yang tersohor dimana-mana, nasi jamblang dan empal gentong. Berhubung nasi jamblang sudah pernah saya jajaki, maka kali ini saya putuskan untuk mencoba empal gentong. Google pun kembali memberi tahu saya bahwa empal gentong legendaris di cirebon adalah milik Mang Darma, sekaligus saya memperoleh alamat cabang empal gentong Mang Darma [...]
30:
Entah apa yang membuat saya memilih Cirebon sebagai tempat tujuan menghabiskan liburan akhir pekan kali ini. Kota ini panas (tentu saja, mengingat lokasinya yang dekat dengan laut) serta tak banyak lokasi menarik untuk dijadikan objek wisata.
Namun belakangan saya mulai menyukai Cirebon. Mengapa? Dengan sedikitnya yang tertulis di internet dan review orang-orang maka semakin besar pula [...]
30:
Dari sedikitnya obyek wisata di Cirebon, maka sudah barang tentu setiap orang yang pernah berkunjung kesana akan mengenal situs sejarah Tamansari Gua Sunyaragi.
Letaknya di pinggir jalan raya by-pass Brigjen Dharsono membuat situs sejarah Sunyaragi sangat mudah ditemukan. Karcis masuk pun hanya 1000 rupiah saja.
Kompleks tamansari ini dibangun pada tahun 1703 masehi. Nama Sunyaragi berasal dari [...]
30:
Hari menjelang senja di kota pelabuhan ini, sungguh tak terasa.
Seiring dengan perut yang mulai meronta minta diisi, saya mencari tukang becak terdekat. Tawar-menawar pun terjadi. Tujuan saya, nasi lengko (sega lengko) Haji Barno jalan Pagongan.
Tampak depan sederhana dan biasa saja. Namun begitu masuk ke rumah makannya, baru terasa luas dan leganya. Ada tiga baris meja [...]
30:
Tak jauh dari Cirebon, ada sebuah kota pelabuhan yang lain, Indramayu. Dengan luas wilayah 2.000,99 km persegi dan jumlah penduduk 1.749.000jiwa (data tahun 2003) Indramayu merupakan kota kecil yang relatif sepi dan lengang.
Kultur masyarakat, kondisi alam hingga sajian khas kulinernya pun tak jauh berbeda dengan cirebon. Namun saya mendapat informasi bahwa ada satu hidangan khas [...]
