<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/gempa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Dec 2011 12:04:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>seputar parno dan jitak</title>
		<link>http://bakulrujak.com/121/seputar-parno-dan-jitak</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/121/seputar-parno-dan-jitak#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 02:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Live & Society]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[jitak]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[parno]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[teriak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://betet.blogdetik.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[
saya punya seorang teman kantor yang duduk bersebelahan, sebut saja namanya sipantatgoyang.
saya kurang memperhatikan sejak kapan dia punya sifat paranoid yang membuat orang-orang disekitarnya (termasuk terutama saya) terkena sindrom kepingin-jitak-kepala-sipantatgoyang. apa itu? dia menjadi sangat paranoid terhadap gempa bumi. jadi bisa dibayangkan, dalam sehari minimal 3 kali sipantatgoyang berubah pucat dari muka sampai pantat dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-122 alignleft" style="border: 1px solid #ddd;margin: 10px" src="http://betet.blogdetik.com/files/2009/10/scream.jpg" alt="paranoid" width="128" height="170" /></p>
<p>saya punya seorang teman kantor yang duduk bersebelahan, sebut saja namanya sipantatgoyang.</p>
<p>saya kurang memperhatikan sejak kapan dia punya sifat paranoid yang membuat orang-orang disekitarnya (termasuk <span style="text-decoration: line-through">terutama</span> saya) terkena sindrom kepingin-jitak-kepala-sipantatgoyang. apa itu? dia menjadi sangat paranoid terhadap gempa bumi. jadi bisa dibayangkan, dalam sehari minimal 3 kali sipantatgoyang berubah pucat dari muka sampai pantat dan berkata (lebih tepatnya sedikit berteriak)&#8230; &#8220;GEMPAAAA!&#8221;. itu belum termasuk dalam beberapa menit sekali sipantatgoyang berkata pelan pada teman sebelahnya (ya, itu adalah saya) &#8220;eh, ada gempa ya? kok gue ngerasa goyang-goyang gitu ya ?&#8221;</p>
<p>sekarang kira-kira apa yang akan anda lakukan jika punya teman seperti itu ? padahal (mungkin) sebenarnya kepala dia sendiri yang pusing dan ngerasa badannya goyang. tapi dengan begitu bukan berarti bisa bikin semua orang jadi ikutan parno, dong!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/121/seputar-parno-dan-jitak/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>seputar musibah, panik dan teriak</title>
		<link>http://bakulrujak.com/103/seputar-musibah-panik-dan-teriak</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/103/seputar-musibah-panik-dan-teriak#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 14:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Live & Society]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[takbir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://betet.blogdetik.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[rasanya bohong besar jika masih ada dari anda yang belum menyaksikan detik-detik musibah gempa bumi di sumatera barat belum lama ini. semua stasiun tv jor-joran menampilkan saat dimana bumi berguncang hebat dan manusia yang berlarian menyelamatkan diri.
dari semua kepanikan yang terjadi, sayup suara yang terdengar antara lain &#8230;
&#8216;Allahu akbar!, Astaghfirullah!, Subhanallah!&#8217; dan seterusnya.
tak pelak hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>rasanya bohong besar jika masih ada dari anda yang belum menyaksikan detik-detik musibah gempa bumi di sumatera barat belum lama ini. semua stasiun tv <em>jor-joran</em> menampilkan saat dimana bumi berguncang hebat dan manusia yang berlarian menyelamatkan diri.</p>
<p>dari semua kepanikan yang terjadi, sayup suara yang terdengar antara lain &#8230;</p>
<p>&#8216;Allahu akbar!, Astaghfirullah!, Subhanallah!&#8217; dan seterusnya.</p>
<p>tak pelak hal tersebut membuat saya menjadi malu dan sedih. mengapa? mari kita berfikir dengan jujur, seberapa sering kita melafalkan kata-kata takbir dan dzikir seperti di atas ? semoga saya salah, jangan-jangan (sekali lagi, jangan-jangan) kita harus menunggu Tuhan &#8220;menegur&#8221; kita terlebih dahulu supaya kita mau berpekik dengan sekuat tenaga &#8220;Allahu akbar!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/103/seputar-musibah-panik-dan-teriak/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

