<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak &#187; hantu</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/hantu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 09:51:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ghostgirl, Rest in Popularity</title>
		<link>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 03:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[ghostgirl]]></category>
		<category><![CDATA[hantu]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Ghostgirl
 Pengarang : Tonya Hurley
 Penerjemah : Berliani M. Nugrahani
 Penerbit : Penerbit Atria
 Tahun Terbit : 2009
 Tebal buku : 402 halaman
 Harga di Gramedia : Rp 57.500,-
Menjadi populer dan banyak teman adalah impian semua orang. Termasuk juga Charlotte User, seorang siswi biasa di sekolah Hawthorne High. Terlalu biasa malah, hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-387" title="Ghostgirl" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/01/Ghostgirl.jpg" alt="Ghostgirl" width="160" height="243" />Judul Buku</strong> : Ghostgirl<br />
<strong> Pengarang :</strong> Tonya Hurley<br />
<strong> Penerjemah </strong>: Berliani M. Nugrahani<br />
<strong> Penerbit</strong> : Penerbit Atria<br />
<strong> Tahun Terbit </strong>: 2009<br />
<strong> Tebal buku</strong> : 402 halaman<br />
<strong> Harga di Gramedia </strong>: Rp 57.500,-</p>
<p>Menjadi populer dan banyak teman adalah impian semua orang. Termasuk juga Charlotte User, seorang siswi biasa di sekolah Hawthorne High. Terlalu biasa malah, hingga tak seorang pun mau berteman dengannya. Dengan dandanan yang sangat biasa (malah terkesan ketinggalan jaman) dan mengandalkan kecerdasan otaknya Charlotte berniat mendaftar ke tim pemandu sorak untuk berusaha menarik perhatian cowok paling keren di  sekolah, Damen.</p>
<p>Apa mau dikata, Damen telah berpacaran dengan Petula, cewek seksi yang sangat membenci Charlotte. Tak habis akal, Charlotte berusaha menjadi teman kelompok Damen untuk kelas fisika. Dan berhasil!</p>
<p>Namun rupanya kegembiraan Charlotte tak bisa bertahan lama. Ketika kelas fisika pertamanya berakhir, Charlotte tengah mengunyah permen karet berbentuk beruang. Dan entah bagaimana permen karetnya tertelan, menghambat saluran pernapasannya dan mencekik Charlotte hingga tewas!</p>
<p>Apakah cerita berkahir? Ternyata belum. Arwah Charlotte pun bangkit dan harus menjalani hari-harinya di dunia kematian. Dunia kematian diceritakan berdampingan dengan dunia kehidupan. Charlotte masih bisa bertemu Damen setiap hari. Ia juga bertemu banyak teman baru dari dunia kematian, ada Pam si Picollo yang meninggal gara-gara secara tak sengaja menelan picollo (semacam alat musik tiup), ada Mike si Metal, dan Prudence sang ketua kelas kematian yang diam-diam sangat membenci Charlotte.</p>
<p>Sialnya, mereka akan terperangkap di alam kematian selamanya dan tak bisa berpindah ke alam keabadian sebelum semua misi ketika hidup mereka terpenuhi. Semua telah memenuhi misi mereka, kecuali Charlotte. Misi kehidupannya tentu saja adalah pergi ke pesta dansa bersama Damen, sang cowok pujaan. Charlotte harus berjuang habis-habisan untuk bisa melancarkan misinya. Ia dibantu Scarlet, adik Petula yang secara ajaib bisa melihat arwah Charlotte. Perjuangan Charlotte dan Scarlet diwarnai kejadian-kejadian yang menggelikan dan seru. Charlotte harus mempelajari teknik-teknik khas alam kematian seperti menembus dinding, merasuki tubuh Scarlet hingga telekinetis dan telepati, semuu itu ia lakukan hanya untuk mendapatkan kesempatan untuk menjalankan misi terakhir semasa hidupnya, pergi ke pesta dansa bersama Damen!</p>
<p><strong>Novel cewek ?<br />
</strong><em> Oke</em>, saya mengaku membeli novel ini dengan sengaja. Bukan karena tak tahu bahwa isinya akan cewek banget. Kisah-kisah kehidupan khas dinamika siswa-siswi sekolah menengah di Amerika, sangat kompleks. Mulai dari gosip seputar cowok, tim pemandu sorak yang paling populer di sekolah hingga obrolan rahasia sesama teman untuk menggunjingkan guru. Semua diceritakan dengan lugas dan polos. Tentu saja kali ini ditambah penggambaran tentang alam kematian yang penuh imajinasi.</p>
<p>Tiga bab pertama belum terlalu tampak nilai plusnya, baru setelah itu saya menemukan pesan yang ingin disampaikan novel ini. Egoisme Charlotte dalam memperoleh tujuannya dan konsistensi teman-temannya dari alam kematian dalam memperjuangkan Hawthorne Manor, sebuah rumah tua yang dijadikan &#8220;rumah&#8221; bagi anak-anak alam kematian. Sangat humanis (ya, meskipun diperagakan oleh para hantu tentunya).</p>
<p>Dan pada akhirnya kita akan melihat bagaimana proses Charlotte dalam memperbaiki diri dengan dukungan dari teman-teman hantu dan manusianya. Tentu saja hal ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua (dan bukan hanya bagi kaum cewek!).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[buku] jangan sebut mereka hantu</title>
		<link>http://bakulrujak.com/263/buku-jangan-sebut-mereka-hantu</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/263/buku-jangan-sebut-mereka-hantu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 03:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[fontaine manse]]></category>
		<category><![CDATA[hantu]]></category>
		<category><![CDATA[jangan sebut mereka hantu]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : jangan sebut mereka hantu (don&#8217;t call them ghost)
Pengarang :  kathleen mcconel
penerjemah : luqman hakim
Penerbit : q-press
Tahun Terbit : 2005
Tebal buku : 424 halaman
pada tahun 1971 keluarga McConnel pindah ke sebuah rumah tua yang berjuluk Fontaine Manse. Cathleen McConnel, sang ibu rumah tangga mulai merasakan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi setiap hari di rumah baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="jangan sebut mereka hantu" src="http://betet.blogdetik.com/files/2009/11/janganpanggilmerekahantu.jpg" alt="" width="180" height="300" />Judul Buku : <strong>jangan sebut mereka hantu (don&#8217;t call them ghost)</strong><br />
Pengarang :  <strong>kathleen mcconel</strong><br />
penerjemah : <strong>luqman hakim</strong><br />
Penerbit : <strong>q-press</strong><br />
Tahun Terbit : <strong>2005</strong><br />
Tebal buku :<strong> 424 halaman</strong></p>
<p>pada tahun 1971 keluarga McConnel pindah ke sebuah rumah tua yang berjuluk Fontaine Manse. Cathleen McConnel, sang ibu rumah tangga mulai merasakan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi setiap hari di rumah baru mereka. hal-hal yang tak masuk akal seperti daun pintu yang terbuka dan tertutup dengan sendirinya, suara berdebum keras dari loteng, suara bergemuruh seperti sekelompok anak yang tengah berlari dan sebagainya. demi melindungi keluarganya, kathleen bertekat menyelidiki apa yang sebenarnya tengah terjadi. penelusuran dilakukannya dengan bertanya ke tetangga hingga mencari rujukan ke perpustakaan kota. namun fakta yang ditemukan sangat mengejutkan. arwah 3 orang anak yang dulunya pemilik fontaine manse masih bersemayam dengan damai di sana!</p>
<p>kemudian hari-hari yang mereka lalui bersama membuat kathleen menjadi lebih dekat dan mengerti tentang arwah anak-anak yang tinggal bersama keluarganya. kathleen memanggil mereka Bidadari Kecil, Buddy dan Si Bayi. mereka anak-anak baik, ramah dan mau menerima keluarga McConnel dengan baik. bahkan cathleen telah menganggap mereka sebagai anak-anaknya sendiri. keempat anak keluarga McConnel, Linda Sue, Mike, Ward dan si kecil Duncan tampaknya juga mulai terbiasa dengan kehadiran 3 teman tak kasat mata mereka. bahkan kathleen sangat terbantu dengan kehadiran ketiga teman barunya itu terutama dalam hal menjaga duncan yang masih berusia 2 bulan. bahkan duncan sempat terselamatkan dari bahaya tenggelam di bak mandi.</p>
<p>namun tetap kodrat tak bisa dilawan, manusia memang tak seharusnya bergaul dengan para arwah yang berbeda dimensi. keputusan yang sulit harus diambil oleh keluarga McConnel pada akhirnya.</p>
<p>Buku ini adalah kisah nyata dari Kathleen McConnel yang juga merupakan karya pertamanya. Kathleen sendiri lahir pada tahun 1944 di Indiana, Amerika. pada tahun 1971 ia dan suami keduanya, George McConnel pindah ke Fontaine Manse dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan itu. mungkin karena kisah nyata dan benar-benar terjadi, cerita dalam buku ini menjadi begitu hidup. penggambaran lokasi, tokoh dan kejadian sangat detail dan tak sulit untuk membayangkannya. bahasa yang digunakan juga ringan, mengalir dan mudah dipahami. benar-benar sebuah refleksi ketulusan cinta seorang ibu yang tegar, berani dan menggugah sisi kemanusiaan pembacanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/263/buku-jangan-sebut-mereka-hantu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
