<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak &#187; jalan-jalan</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/jalan-jalan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:32:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>kamis pahing vs jumat kliwon</title>
		<link>http://bakulrujak.com/87/kamis-pahing-vs-jumat-kliwon</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/87/kamis-pahing-vs-jumat-kliwon#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 07:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bener-bener Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Live & Society]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[bapak]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[mistis]]></category>
		<category><![CDATA[tua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://betet.blogdetik.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu situs purbakala candi(keraton) Ratu Boko ? Jika tak tahu silakan mencari informasinya di internet karena saya tidak akan menjelaskan candi itu di sini.
beberapa hari yang lalu ketika saya secara tak sengaja terdampar disana bersama seorang teman, tak ada angin tak ada hujan sekonyong-konyong datanglah seorang bapak tua berusia 80-an menghampiri kami. dan tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-88" style="margin: 10px" src="http://betet.blogdetik.com/files/2009/08/calendar-piece.jpg" alt="calendar-piece" width="240" height="173" />Anda tahu situs purbakala candi(keraton) Ratu Boko ? Jika tak tahu silakan mencari informasinya di internet karena saya tidak akan menjelaskan candi itu di sini.</p>
<p>beberapa hari yang lalu ketika saya secara tak sengaja terdampar disana bersama seorang teman, tak ada angin tak ada hujan sekonyong-konyong datanglah seorang bapak tua berusia 80-an menghampiri kami. dan tanpa tujuan yang pasti bapak ini lalu bercerita kepada kami tentang dirinya, bahwa ia telah tinggal di sekitar kompleks candi ratu boko sejak lahir, sempat ikut menjadi tentara perebutan kemerdekaan indonesia kala muda dan sebagainya. anehnya kami sama sekali tak keberatan mengikuti ceritanya dari awal sampai akhir, hingga pada akhirnya si bapak bertanya hari dan pasaran kelahiran saya. dengan santai saya jawab saja, kamis pahing pak!</p>
<p>beberapa detik lamanya si bapak komat-kamit sambil menggerakkan jemarinya macam orang yang sedang berhitung, kemudian berpetuah..</p>
<p>&#8220;hari naas kamu Jumat Kliwon, jadi jangan bepergian pada hari itu dan pukul satu siang berkatalah yang baik-baik saja.&#8221;</p>
<p>dan setelah melakukan hal yang sama terhadap teman saya, si bapak pun pergi begitu saja meninggalkan kami yang kebingungan. bahkan menanyakan nama si bapak pun kami tak sempat lagi.</p>
<p>ada masukan ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/87/kamis-pahing-vs-jumat-kliwon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empal Gentong Mang Darma</title>
		<link>http://bakulrujak.com/113/empal-gentong-mang-darma</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/113/empal-gentong-mang-darma#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 06:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[empal gentong]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Di Cirebon ada 2 kuliner andalan yang tersohor dimana-mana, nasi jamblang dan empal gentong. Berhubung nasi jamblang sudah pernah saya jajaki, maka kali ini saya putuskan untuk mencoba empal gentong. Google pun kembali memberi tahu saya bahwa empal gentong legendaris di cirebon adalah milik Mang Darma, sekaligus saya memperoleh alamat cabang empal gentong Mang Darma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_114" class="wp-caption alignleft" style="width: 245px"><a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2009/06/empalgentong1.JPG"><img class="size-medium wp-image-114" title="empalgentong" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/06/empalgentong-294x300.jpg" alt="empal gentong mang darma, khas cirebon" width="235" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">empal gentong mang darma, khas cirebon</p></div>
<p>Di Cirebon ada 2 kuliner andalan yang tersohor dimana-mana, nasi jamblang dan empal gentong. Berhubung nasi jamblang sudah pernah saya jajaki, maka kali ini saya putuskan untuk mencoba empal gentong. Google pun kembali memberi tahu saya bahwa empal gentong legendaris di cirebon adalah milik Mang Darma, sekaligus saya memperoleh alamat cabang empal gentong Mang Darma yang paling dekat.</p>
<p>Pilihan pun jatuh pada empal gentong Mang Darma di Pujasera, jalan Siliwangi. Dengan sedikit percakapan dengan pengelola tempat makan tersebut, tahulah saya bahwa Mang Darma tidak lagi berjualan empal gentong, dan usahanya ini dilanjutkan oleh anak-anak dan keluarganya yang lain sehingga banyak memiliki cabang di Cirebon hingga ke luar kota.<br />
Well, dari sisi sajian empal gentong akan mengingatkan kita pada gulai, hanya saja empal gentong lebih menonjol aroma kunyitnya. sesuai dengan namanya, bahan utama sajian ini adalah empal atau jerohan sapi. sedangkan gentong menunjukkan tempat memasaknya yakni di gentong (atau kuali).</p>
<p>Penyajiannya hampir selalu disertai dengan kerupuk kulit, sambalnya juga tak kalah unik, berbentuk serbuk cabai yang ditabur di atas sayur empal gentong sesuai selera.<br />
harganya pun bersahabat, menu lengkap empal gentong plus nasi putih dan kerupuk kulit dihargai 15.000 rupiah saja. pilihan minuman juga tersedia dari teh botol hingga aneka juice buah segar.</p>
<p>sangat sesuai digunakan sebagai menu santap siang dan disajikan selagi panas. rasa bumbu yang khas dipadu nasi putih hangat akan membuat makan siang kita menjadi lebih spesial. cobalah..</p>
<p>&#8211;<br />
empal gentong mang darma cabang pujasera.<br />
Jl. Siliwangi, Cirebon.<br />
(depan toserba YOGYA)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/113/empal-gentong-mang-darma/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cirebon, si Kota Pelabuhan</title>
		<link>http://bakulrujak.com/109/cirebon-si-kota-pelabuhan</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/109/cirebon-si-kota-pelabuhan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 06:44:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[cirebon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Entah apa yang membuat saya memilih Cirebon sebagai tempat tujuan menghabiskan liburan akhir pekan kali ini. Kota ini panas (tentu saja, mengingat lokasinya yang dekat dengan laut) serta tak banyak lokasi menarik untuk dijadikan objek wisata.
Namun belakangan saya mulai menyukai Cirebon. Mengapa? Dengan sedikitnya yang tertulis di internet dan review orang-orang maka semakin besar pula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_110" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2009/06/cirebon11.JPG"><img class="size-medium wp-image-110" title="cirebon1" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/06/cirebon1-300x211.jpg" alt="Stasiun besar cirebon" width="300" height="211" /></a><p class="wp-caption-text">Stasiun besar cirebon</p></div>
<p>Entah apa yang membuat saya memilih Cirebon sebagai tempat tujuan menghabiskan liburan akhir pekan kali ini. Kota ini panas (tentu saja, mengingat lokasinya yang dekat dengan laut) serta tak banyak lokasi menarik untuk dijadikan objek wisata.<br />
Namun belakangan saya mulai menyukai Cirebon. Mengapa? Dengan sedikitnya yang tertulis di internet dan review orang-orang maka semakin besar pula nilai tantangannya. semakin bersemangat saya menjelajahi tiap sudutnya, hanya untuk bertemu dengan hal-hal baru yang menarik.</p>
<p>Cirebon pada awalnya adalah sebuah kawasan perkampungan nelayan kecil pada pertengahan abad 14. Semakin lama bertambah ramailah kapal-kapal berlabuh dan melakukan transaksi di wilayah ini (yang pada waktu itu bernama Muara Jati).<br />
Perkembangan selanjutnya, ditunjuklah Pangeran Walangsungsang, putra Prabu Siliwangi untuk memimpin kawasan ini sebagai adipati dengan gelar Cakrabumi. dan sejak saat itu wilayah ini diberi nama Cerbon atau Cirebon.<br />
Setelah memenangkan pertempuran melawan kerajaan Galuh, Cirebon pun berdiri sebagai kerajaan yang merdeka dan memiliki raja bergelar Cakrabuana.</p>
<p>Demikianlah, dari waktu ke waktu Cirebon menjadi kota pelabuhan yang cukup terkenal di kawasan asia tenggara. Hingga pada akhirnya pada tahun 1965 ditetapkan sebagai kota madya dengan luas wilayah 3.600 hektar.</p>
<p>sumber: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Cirebon" target="_blank">wikipedia indonesia</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/109/cirebon-si-kota-pelabuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tamansari Gua Sunyaragi</title>
		<link>http://bakulrujak.com/105/tamansari-gua-sunyaragi</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/105/tamansari-gua-sunyaragi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 06:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[sunyaragi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Dari sedikitnya obyek wisata di Cirebon, maka sudah barang tentu setiap orang yang pernah berkunjung kesana akan mengenal situs sejarah Tamansari Gua Sunyaragi.
Letaknya di pinggir jalan raya by-pass Brigjen Dharsono membuat situs sejarah Sunyaragi sangat mudah ditemukan. Karcis masuk pun hanya 1000 rupiah saja.
Kompleks tamansari ini dibangun pada tahun 1703 masehi. Nama Sunyaragi berasal dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_106" class="wp-caption alignleft" style="width: 302px"><a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2009/06/sunyaragi11.JPG"><img class="size-full wp-image-106" title="sunyaragi1" src="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2009/06/sunyaragi11.JPG" alt="tamansari gua sunyaragi" width="292" height="266" /></a><p class="wp-caption-text">tamansari gua sunyaragi</p></div>
<p>Dari sedikitnya obyek wisata di Cirebon, maka sudah barang tentu setiap orang yang pernah berkunjung kesana akan mengenal situs sejarah Tamansari Gua Sunyaragi.<br />
Letaknya di pinggir jalan raya by-pass Brigjen Dharsono membuat situs sejarah Sunyaragi sangat mudah ditemukan. Karcis masuk pun hanya 1000 rupiah saja.</p>
<p>Kompleks tamansari ini dibangun pada tahun 1703 masehi. Nama Sunyaragi berasal dari bahasa sansekerta, &#8220;sunya&#8221; yang artinya adalah sepi dan &#8220;ragi&#8221; yang berarti raga. Fungsi utamanya yaitu sebagai tempat beristirahat dan meditasi para sultan cirebon dan keluarganya (saya jadi teringat situs tamansari di kompleks kasultanan Yogyakarta).</p>
<p>Kompleks Tamansari Sunyaragi terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu pesanggrahan yang merupakan tempat istirahat yang juga dilengkapi dengan ruang tidur, kamar mandi, kamar rias dan taman-taman yang indah beserta air mancur dan kolam. Bagian kedua adalah kompleks gua-gua. Seluruhnya gua buatan dan terletak di gunung-gunungan dilengkapi dengan akses berupa terowongan bawah tanah yang membuat masing-masing gua menjadi terhubung. Gua-gua ini memiliki fungsinya masing-masing, ada yang berfungsi sebagai tempat bersemedi, bengkel pembuatan dan penyimpanan senjata serta gua untuk para sultan mengadakan rapat atau mufakat dengan para perwira.<br />
Secara lebih luas, kompleks tamansari sunyaragi terbagi menjadi 12 bagian, yaitu:</p>
<p>(1) bangsal jinem, tempat sultan memberi wejangan sekaligus melihat prajurit berlatih;<br />
(2) goa pengawal, tempat berkumpul par apengawal sultan;<br />
(3) kompleks Mande Kemasan (sebagain hancur);<br />
(4) goa Pandekemasang, tempat membuat senjata tajam;<br />
(5) goa Simanyang, tempat pos penjagaan;<br />
(6) goa Langse, tempat bersantai;<br />
(7) goa peteng, tempat nyepi untuk kekebalan tubuh;<br />
(8) goa Arga Jumud, tempat orang penting keraton;<br />
(9) goa Padang Ati, tempat bersemedi;<br />
(10) goa Kelanggengan, tempat bersemedi agar langgeng jabatan;<br />
(11) goa Lawa, tempat khusus kelelawar;<br />
(12) goa pawon, dapur penyimpanan makanan.</p>
<p>Lagi-lagi yang menjadi kendala utama adalah masalah pengelolaan. Situs Tamansari Sunyaragi memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Namun pada kenyataannya sangat jauh dari terawat, sistem perawatan dan penjagaan terkesan seadanya, bahkan serba kekurangan. Fasilitas umum seperti toilet atau tempat ibadah juga tidak tersedia. Sungguh sayang sekali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/105/tamansari-gua-sunyaragi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pedesan Entog Khas Indramayu</title>
		<link>http://bakulrujak.com/97/pedesan-entog-khas-indramayu</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/97/pedesan-entog-khas-indramayu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 06:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[entog]]></category>
		<category><![CDATA[indramayu]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[pedas]]></category>
		<category><![CDATA[sambal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Tak jauh dari Cirebon, ada sebuah kota pelabuhan yang lain, Indramayu. Dengan luas wilayah 2.000,99 km persegi dan jumlah penduduk 1.749.000jiwa (data tahun 2003) Indramayu merupakan kota kecil yang relatif sepi dan lengang.
Kultur masyarakat, kondisi alam hingga sajian khas kulinernya pun tak jauh berbeda dengan cirebon. Namun saya mendapat informasi bahwa ada satu hidangan khas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_98" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/06/pedesanentog1.JPG"><img class="size-medium wp-image-98" title="pedesanentog" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/06/pedesanentog-300x189.jpg" alt="pedesan entog indramayu" width="240" height="151" /></a><p class="wp-caption-text">pedesan entog indramayu</p></div>
<p>Tak jauh dari Cirebon, ada sebuah kota pelabuhan yang lain, <a title="indramayu di wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Indramayu" target="_blank">Indramayu</a>. Dengan luas wilayah 2.000,99 km persegi dan jumlah penduduk 1.749.000jiwa (data tahun 2003) Indramayu merupakan kota kecil yang relatif sepi dan lengang.</p>
<p>Kultur masyarakat, kondisi alam hingga sajian khas kulinernya pun tak jauh berbeda dengan cirebon. Namun saya mendapat informasi bahwa ada satu hidangan khas indramayu yang kurang dikenal oleh masyarakat dari luar, yakni pedesan entog.</p>
<p>Dengan berbekal informasi yang cukup, saya segera meluncur ke kawasan Dayung (sebuah telaga/bendungan yang kerap dijadikan lintasan olahraga dayung). Di sepanjang jalan di pinggiran bendungan tersebut kita dengan mudah menemukan warung-warung yang menjual pedesan entog.</p>
<p>Bahan utamanya adalah daging entog (itik atau mentog dalam bahasa jawa). Disajikan dengan kuah dan bumbu semacam semur atau gulai, namun dengan rasa pedas yang lebih menggigit, sesuai dengan namanya tentu saja.<br />
Pas sekali disantap di sore hari sambil menikmati pemandangan matahari terbenam di pinggiran bendungan. Dimakan panas-panas dengan nasi dan kerupuk, membuat liburan akhir pekan saya terasa semakin bermakna sampai pada penghujungnya.</p>
<p>&#8211;<br />
pedesan entog<br />
kawasan dayung (lintasan timur)<br />
indramayu, jawa barat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/97/pedesan-entog-khas-indramayu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Magnet Zone, The First Bookcafe in Surabaya</title>
		<link>http://bakulrujak.com/83/magnet-zone-the-first-bookcafe-in-surabaya</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/83/magnet-zone-the-first-bookcafe-in-surabaya#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 14:44:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[kafe]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari kejadian ‘nyasar’, saya dan teman saya yang masih awam dengan kota Surabaya menemukan tempat unik ini. Namanya Magnet Zone. Kami tertarik dan mampir ke tempat ini karena melihat ada fasilitas lain daripada yang lain yang ditawarkan (coba Anda lirik sebentar gambar disamping ini). Cukup nyaman bukan? Sebuah café dengan menu utama adalah buku.
Begini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_91" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><img class="size-full wp-image-91" title="magnetzone" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/06/magnetzone1.jpg" alt="Magnet Zone Cafe, Surabaya" width="320" height="240" /><p class="wp-caption-text">Magnet Zone Cafe, Surabaya</p></div>
<p>Berawal dari kejadian ‘nyasar’, saya dan teman saya yang masih awam dengan kota Surabaya menemukan tempat unik ini. Namanya Magnet Zone. Kami tertarik dan mampir ke tempat ini karena melihat ada fasilitas lain daripada yang lain yang ditawarkan (coba Anda lirik sebentar gambar disamping ini). Cukup nyaman bukan? Sebuah café dengan menu utama adalah buku.</p>
<p>Begini, maksud saya di dalam café ini pengunjung bisa sepuasnya membaca buku-buku yang disajikan (asalkan tidak disegel) atau bisa juga membelinya (ada diskonnya lho). Sambil membaca, Anda boleh memesan sajian menu yang ditawarkan. Kebetulan saat saya berkunjung, tempat ini sedang marak-maraknya mempromosikan buku Harry Potter (edisi berapa saya lupa). Jadi kesemua paket menu (makanan dan minuman) yang ada diberi nama dengan istilah-istilah yang ada di dalam buku Harry Potter. Tapi saya rasa intinya sama saja, yaitu nasi goreng hanya saja mungkin bumbunya yang sedikit berbeda. Saya memesan salah satunya (nama menunya apa saya juga lupa). Yang jelas, makan di tempat ini tidak mengecewakan kok. Dengan harga yang cukup terjangkau, tempat ini layak untuk dijadikan tempat ‘nongkrong’ para kawula muda.</p>
<div id="attachment_84" class="wp-caption alignright" style="width: 250px"><img class="size-medium wp-image-84" title="nasi_sapi_lada_hitam" src="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2009/06/nasi_sapi_lada_hitam-300x225.jpg" alt="Nasi Sapi Lada Hitam, sajian khas Magnet Zone" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">Nasi Sapi Lada Hitam, sajian khas Magnet Zone</p></div>
<p>Selain bisa menambah wawasan dengan membaca, Magnet Zone juga menyediakan fasilitas Mini Theater yang bisa disewa secara pribadi bahkan sering ada event NOBAR (nonton bareng) disini. Tak hanya itu, di Magnet Zone, Anda juga bisa mengadakan acara ulang tahun, seminar, arisan, atau pamentasan musik karena di tempat ini tersedia Multifunction Hall. Uniknya lagi, Anda bisa menjadi member/anggota Magnet Zone dan berhak mendapatkan fasilitas yang lebih dari yang telah disediakan. <em>Wonderful !!</em> (<a title="Mbok Bakul" href="mailto:mbokbakul@bakulrujak.com"><strong>Melz</strong></a>)</p>
<p>&#8211;</p>
<p><em><strong>Magnet Zone</strong></em></p>
<p>Jalan BKR Pelajar No. 30</p>
<p>persis di depan SMU 9</p>
<p>Surabaya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/83/magnet-zone-the-first-bookcafe-in-surabaya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plaosan, Si Cantik yang Terlupakan</title>
		<link>http://bakulrujak.com/49/plaosan-si-cantik-yang-terlupakan</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/49/plaosan-si-cantik-yang-terlupakan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 18:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[plaosan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Plaosan terletak dua kilometer arah timur laut Candi Prambanan. Candi yang secara administratif terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ini memiliki karakteristik bangunan yang unik. Dua candi induk Plaosan Lor merupakan candi bertingkat. Konstruksi yang demikian merupakan teknologi percandian yang cukup jarang ditemui.
Plaosan juga memiliki keunikan dalam hal arsitektur. Candi ini memiliki arsitektur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Plaosan terletak dua kilometer arah timur laut Candi Prambanan. Candi yang secara administratif terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ini memiliki karakteristik bangunan yang unik. Dua candi induk Plaosan Lor merupakan candi bertingkat. Konstruksi yang demikian merupakan teknologi percandian yang cukup jarang ditemui.</p>
<div id="attachment_50" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/02/plaosan1.jpg"><img class="size-full wp-image-50" style="border: 1px solid black;" title="plaosan" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/02/plaosan1.jpg" alt="Candi Plaosan Lor" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Candi Plaosan Lor</p></div>
<p>Plaosan juga memiliki keunikan dalam hal arsitektur. Candi ini memiliki arsitektur perpaduan Hindu Budha. Menurut prasasti yang ditemukan di kompleks candi, tersebutlah nama Rakai Pikatan sebagai pendirinya. Candi Plaosan dibangun sebagai dharma Rakai Pikatan yang beragama Hindu kepada permaisurinya, Pramudhawardhani yang beragama Budha.</p>
<p>Kompleks Candi Plaosan sendiri terdiri dari Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Letak kedua candi tersebut berseberangan, hanya dipisahkan oleh jalan desa.</p>
<p>Candi Plaosan Lor terdiri dari dua candi induk yang dikelilingi oleh candi-candi perwara. Sementara itu, kompleks Candi Plaosan Kidul hanya tersisa beberapa candi perwara. Pada candi induk Plaosan Lor terdapat chamber yang cukup luas. Di dalamnya terdapat 6 arca Dhyani Bodhisatwa. Diperkirakan Candi Plaosan berfungsi sebagai tempat peribadatan untuk pendeta dan umat Budha saat itu.</p>
<p>Letak Candi Plaosan memang agak nyempil. Akses untuk menuju ke Plaosan juga masih terbatas. Dari Kota Yogyakarta menuju Plaosan dapat ditempuh dengan menggunakan Bus Trans Jogja. Setelah turun dari Halte Prambanan, kita dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan becak atau dokar. Saat menawar becak atau dokar inilah baru terasa beratnya perjalanan ke Plaosan. Satu kali jalan baik dokar maupun becak rata-rata memasang tarif Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. Dengan demikian untuk bolak-balik dari Prambanan-Plaosan membutuhkan sekitar Rp 50 ribu. Kondisi yang demikian kemungkinan adalah salah satu faktor mengapa banyak wisatawan yang malas berkunjung ke Plaosan.</p>
<p>Kekecewaan karena mahalnya biaya transportasi yang dikeluarkan akan segera terbayar ketika melihat kompleks Candi Plaosan dari kejauhan. Kompleks Candi Plaosan terletak di tengah-tengah ladang dan perkampungan. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri ketika sampai di lokasi Plaosan.</p>
<p>Lokasi yang nyempil dan aksesibilitas yang masih terbatas membuat kompleks Candi Plaosan sepi pengunjung. Dari buku tamu yang disediakan petugas keamanan Candi Plaosan, rata-rata tercatat pengunjung pada hari libur biasa yang datang sekitar 10-15 orang. Bandingkan dengan Candi Prambanan misalnya yang bisa mencapai 6000 – 7000 orang.</p>
<p>Tetapi, justru dengan sepinya wisatawan ini membuat pengunjung lebih dapat menikmati keindahan Plaosan. Pengunjung dapat menikmati damainya semilir angin pedesaan di salah satu sudut candi yang teduh. Kawasan yang masih berada di pedesaan dan suasana yang sepi seolah-olah membawa pengunjung getting back to nature. Bagi penghobi fotografi dan tracking sangat disarankan untuk mampir ke Candi Plaosan ketika berkunjung ke Yogyakarta.</p>
<p>Bagi yang berencana berkunjung ke Plaosan dengan naik becak atau dokar sebaiknya langsung membuat janji untuk dijemput ketika selesai menikmati indahnya Plaosan. Bila tidak, kita akan kesusahan mencari sarana transportasi untuk kembali ke halte bus. Siapkan pula sumbangan sukarela sebagai pengganti tiket masuk kawasan Plaosan. Ajak teman yang banyak ketika mengunjungi Candi Plaosan agar biaya transportasi bisa ditanggung bersama sehingga lebih hemat.</p>
<p><a title="Dini N Latifah" href="mailto:dini_latifah@yahoo.com">Dini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/49/plaosan-si-cantik-yang-terlupakan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>iga bakar jogja</title>
		<link>http://bakulrujak.com/26/iga-bakar-jogja</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/26/iga-bakar-jogja#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 07:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[iga bakar]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[lagi-lagi tentang jogja. rasanya tak pernah ada habisnya kalau kita bahas kota eksotik yang satu ini.
kali ini tentang iga bakar. ya, tentang sebuah resto yang bernama &#8220;iga bakar&#8221;
sesuai namanya, resto ini menawarkan iga bakar berbagai cita rasa sebagai menu andalannya. (ya iya laah iga bakar, kalo namanya resto iga bakar tapi jualan pempek palembang kan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_27" class="wp-caption alignleft" style="width: 457px"><a href="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2008/08/iga-bakar1.jpg"><img class="size-full wp-image-27" style="border: 1px solid black;" title="iga-bakar" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2008/08/iga-bakar1.jpg" alt="" width="447" height="141" /></a><p class="wp-caption-text">iga bakar jogja</p></div>
<p>lagi-lagi tentang jogja. rasanya tak pernah ada habisnya kalau kita bahas kota eksotik yang satu ini.<br />
kali ini tentang iga bakar. ya, tentang sebuah resto yang bernama &#8220;iga bakar&#8221;</p>
<p>sesuai namanya, resto ini menawarkan iga bakar berbagai cita rasa sebagai menu andalannya. (ya iya laah iga bakar, kalo namanya resto iga bakar tapi jualan pempek palembang kan jadi jaka sembung bawa golok banget)</p>
<p>yang saya tahu ada di jalan Affandi, kaliurang dan sagan (mungkin ada di lokasi yang lain, sayang.. saya belum sempat observasi lebih jauh, heheh). dan kebetulan saya berkesempatan mencoba iga gurih ini di jalan kaliurang.</p>
<div id="attachment_28" class="wp-caption alignright" style="width: 417px"><a href="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2008/08/iga1.jpg"><img class="size-full wp-image-28" style="border: 1px solid black;" title="iga" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2008/08/iga1.jpg" alt="" width="407" height="243" /></a><p class="wp-caption-text">jangan salah! itu pisau bukan pisau sunat, tapi buat ngiris iga.</p></div>
<p>nilai plus nya terdapat pada pengolahan iga yang empuk, sehingga daging begitu mudahnya lepas dari tulang dan berpindah ke mulut kita. ditambah sambal cabai hijau yang benar-benar pas bumbunya, apalagi mereka memberlakukan sistem free nambah sambel. heheh, nah silahkan nambah terus sambelnya, sampai mulas!</p>
<p>sayangnya harga yang ditawarkan lumayan di atas &#8220;rata-rata&#8221;. iga bakar paling murah seharga 25.000 rupiah satu porsinya, belum termasuk nasi! tapi tunggu dulu, dengan harga tersebut, saya rasa cukup sebanding dengan apa yang kita dapatkan.</p>
<p>lokasinya cukup mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan protokol di jogja, dan ditunjang dengan lingkungan yang asri dan cukup bersih, membuat kita betah berlama-lama di sana.</p>
<p>berminat ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/26/iga-bakar-jogja/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasi Jamblang Mang Dul</title>
		<link>http://bakulrujak.com/19/nasi-jamblang-mang-dul</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/19/nasi-jamblang-mang-dul#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 17:14:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nasi jamblang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Pergi ke Cirebon, jangan pulang dulu sebelum mencoba nasi jamblang.
nasi putih yang disajikan beralas daun jati dengan lauk-pauk sederhana, sangat mengundang selera. Di cirebon ada nasi jamblang yang cukup dikenal dan selalu ramai dikunjungi, Nasi Jamblang Mang Dul namanya.
Lokasinya yang di Jalan Cipto (perempatan gunung sahari), membuat nasi jamblang mang dul mudah terlihat, apalagi berada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_21" class="wp-caption alignleft" style="width: 403px"><a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2008/08/jamblang11.jpg"><img class="size-full wp-image-21" title="jamblang1" src="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2008/08/jamblang11.jpg" alt="" width="393" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">Nasi Jamblang Mang Dul</p></div>
<p>Pergi ke Cirebon, jangan pulang dulu sebelum mencoba nasi jamblang.<a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2008/08/jamblang2.jpg"><br />
</a>nasi putih yang disajikan beralas daun jati dengan lauk-pauk sederhana, sangat mengundang selera. Di cirebon ada nasi jamblang yang cukup dikenal dan selalu ramai dikunjungi, Nasi Jamblang Mang Dul namanya.</p>
<p>Lokasinya yang di Jalan Cipto (perempatan gunung sahari), membuat nasi jamblang mang dul mudah terlihat, apalagi berada di depan pusat perbelanjaan Grage (kalo tidak salah ingat).</p>
<p>Sebenarnya menu yang disajikan sangat sederhana dan biasa, yang membedakan adalah cara penyajiannya. Ya, salah satu kekhasan nasi jamblang adalah media penyajiannya yang menggunakan daun jati, tak lazim memang, mengingat pada umumnya nasi selalu disajikan dengan daun pisang atau kertas pembungkus. Tapi ya inilah yang membuat nasi jamblang selalu berhasil membuat penasaran setiap pelancong yang sempat singgah di salah satu kota pelabuhan ini.</p>
<p>Nasi jamblang mang dul sendiri buka pagi-pagi sekali hingga nasi dan lauk nya habis. lauk-pauk yang bisa dipilih pun cukup beragam, mulai dari tahu sayur hingga semur daging sapi bisa menjadi pilihan.<br />
tempat makannya pun cukup unik, tak ada meja di sana, hanya beberapa kursi panjang dari kayu yang disusun berjajar, sehingga Anda harus menyangga daun jati yang berisi nasi jamblang ini jika sedang makan.</p>
<p>kemudian pastikan Anda mengingat apa saja yang dimakan, sebab jika tidak, pasti anda akan sangat kerepotan pada waktu akan membayar di kasir.<br />
jadi, tunggu apa lagi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/19/nasi-jamblang-mang-dul/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
