<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak &#187; makan-makan</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/makan-makan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:32:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Makan Malam Keluarga Ala Resto di Pawon Ndeso</title>
		<link>http://bakulrujak.com/349/makan-malam-keluarga-ala-resto-di-pawon-ndeso</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/349/makan-malam-keluarga-ala-resto-di-pawon-ndeso#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 10:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mbok Bakul</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[pawon ndeso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[Entah karena berniat merayakan ulang tahun atau memang karena semua keluarga lagi ngumpul di rumah, beberapa malam yang lalu pak dhe mengajak kami sekeluarga makan malam diluar. Awalnya saya tidak tahu  akan diajak makan kemana, ternyata kami di belokkan ke sebuah resto keluarga bernama &#8220;Pawon Ndeso&#8221; yang berada di Jalan Kabupaten, Sleman, Jogjakarta.
Saat kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-350" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/01/pawondeso.jpg" alt="pawon ndeso" width="170" height="224" />Entah karena berniat merayakan ulang tahun atau memang karena semua keluarga lagi ngumpul di rumah, beberapa malam yang lalu pak dhe mengajak kami sekeluarga makan malam diluar. Awalnya saya tidak tahu  akan diajak makan kemana, ternyata kami di belokkan ke sebuah resto keluarga bernama &#8220;Pawon Ndeso&#8221; yang berada di Jalan Kabupaten, Sleman, Jogjakarta.</p>
<p>Saat kami datang, suasana begitu sepi. Tak ada pengunjung lain sama sekali. Kami kemudian disambut oleh pelayanan resto yang sudah siap di depan pintu masuk. Begitu masuk ke dalam resto, terdapat banyak meja yang bisa kami tempati. Namun, kami lebih tertarik memilih lesehan yang berada masuk ke dalam di samping kolam ikan yang terletak di tengah-tengah resto. Sebenarnya dari posisi lesehan yang kami pilih, kami bisa melihat pemandangan sawah yang berada di sekeliling resto, Namun karena malam hari, pemandangan tersebut nampak tak jelas. Ok, itu dari segi suasananya. Lalu bagaimana dengan menu makanannya?</p>
<p>Resto keluarga ini menawarkan menu tradisional yang menurut saya sudah umum, seperti olahan seafood, rawon, ayam goreng, berbagai tumisan sayur, dan juga aneka minuman segar. Kalaupun ada yang spesial mungkin hanya diganti namanya saja seperti menu nasi goreng spesial pawon ndeso. Karena jumlah kami cukup banyak, menu yang dipesan juga dalam porsi besar seperti gurami bakar, gurami asam manis, udang bakar, wader goreng tepung, cumi goreng tepung, tahu goreng, tempe goreng, sambal terasi, sambal tempe, tumis kangkung dan tumis genjer. Untuk minuman beberapa jenis jus kami pesan seperti jus tomat, jus melon, jus sirsat, dan juga jus fiber (jus serat). Soal harga, untuk menu makanan ditawarkan sekitar 5rb-20rb sedangkan untuk minuman berkisar antara 6rb-9rb. Cukup terjangkau bukan??</p>
<p>Sedikit berbincang dengan si mbak pelayan yang mengantarkan hidangan kami, ternyata tempat ini baru dibuka beberapa waktu yang lalu sekitar bulan desember. Mungkin itulah yang menjadi alasan masih sepinya pengunjung di tempat ini. Tapi jangan khawatir, meski terbilang tempat baru tapi rasa masakan yang lezat membuat kami puas menyantap semua hidangan yang kami pesan. Dari sekian banyak menu yang dipesan, saya sangat tertarik dengan menu ikan wader yang rasanya soo..crispy..dan juga tumis genjer yang buat saya sedap mantap. Keduanya sangat cocok di padukan. Selesai makan, kami menyempatkan diri untuk santai sejenak di halaman depan resto yang menyediakan gazebo kecil sambil melihat sepupu-sepupu saya bermain bal-balan (bermain sepak bola) di lapangan rumput yang cukup luas.</p>
<p>Jadi menurut saya, tempat ini dapat menjadi rekomendasi bagi Anda yang akan mengajak keluarga untuk bersantap diluar. Tempat yang luas, masakan yang nikmat serta harga yang terjangkau menjadi poin utama mengapa tempat ini perlu dipilih. Selamat mencoba ^^</p>
<p>&#8211;</p>
<p><strong>Pawon Ndeso</strong></p>
<p>Jl. Kabupaten, Sleman<br />
Yogyakarta</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/349/makan-malam-keluarga-ala-resto-di-pawon-ndeso/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masakan Rumah Bu Endang</title>
		<link>http://bakulrujak.com/344/masakan-rumah-bu-endang</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/344/masakan-rumah-bu-endang#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 05:10:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[masakan rumah bu endang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Malam itu gerimis, saya dan seorang teman yang kebetulan pulang kantor memutuskan untuk berteduh sekaligus mengisi perut yang keroncongan di sebuah resto di jalan Wijaya, Jakarta Selatan.
Masakan Rumah Bu Endang, begitulah yang tertulis di papan nama depan. Ruangan yang cukup luas dengan atap tinggi, lengkap dengan jajaran foto dan lukisan khas jawa di sepanjang dinding [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-345" title="bu endang" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/01/buendang.jpg" alt="bu endang" width="180" height="300" />Malam itu gerimis, saya dan seorang <a href="http://twitter.com/darulrahmadhani">teman</a> yang kebetulan pulang kantor memutuskan untuk berteduh sekaligus mengisi perut yang keroncongan di sebuah resto di jalan Wijaya, Jakarta Selatan.</p>
<p>Masakan Rumah Bu Endang, begitulah yang tertulis di papan nama depan. Ruangan yang cukup luas dengan atap tinggi, lengkap dengan jajaran foto dan lukisan khas jawa di sepanjang dinding yang serba putih. Telinga saya langsung menangkap iringan musik instrumental yang mengundang rasa damai dan tenang.</p>
<p>Seorang <em>waiters</em> lalu datang menghampiri dan menyuguhkan daftar menu. Memang tak ada foto makanan di daftar menu tersebut, namun tak perlu khawatir sebab terdapat foto-foto makanan dengan keterangan nama di bawahnya, di meja tempat saya makan. Selain itu, sang waiters akan dengan sabar melayani setiap pertanyaan yang kita sampaikan.<br />
Jatuhlah pilihan pada nasi langgi, nasi brongkos, urap, cumi hitam dan bistik jawa komplit. Ditambah dengan wedang ronde sebagai penghangat. Tak lama pesanan kami datang satu persatu. Mau tau komentar saya ?</p>
<p>Nasi langgi berlauk sambal goreng kentang, kering tempe, telor rebus, perkedel, daging ayam dan sedikit sayuran. ya, semuanya dirangkum dengan tatanan yang manis diatas sebuah piring beralas daun pisang. Nasi dan semua lauk yang menyertai menyatu dengan sempurna di lidah. Yang khas dari nasi brongkos adalah sayuran berbahan dasar kluwak (kepayang) yang biasa dipakai untuk rawon, sehingga menghasilkan warna kuah yang legam dan bercita rasa khas. Isinya berupa daging sapi. Saya tertarik sekali dengan bistik jawa, bistik daging sapi (yang murni daging sapi tanpa campuran apapun) dengan siraman bumbu yang pas, seakan menguatkan rasa daging sapi itu sendiri. Dagingnya empuk dan mudah sekali terpotong, tak sulit mengunyahnya. Dilengkapi dengan garnish yang berupa kentang yang digoreng tipis, gurih sekali.</p>
<p>Terus terang baru sekali saya mencoba wedang ronde. Minuman khas solo ini membuat badan menjadi hangat, manis dan pedas. Ditambah ronde (bulatan-bulatan berbahan tepung ketan dengan isi gula dan kacang tanah) membuat lidah tak berhenti bergoyang.</p>
<p>Satu lagi yang membuat tempat ini spesial. Bu Endang, yang tak lain adalah pemilik resto ini akan berjalan mondar-mandir di sepanjang ruangan dan menyapa seluruh tamunya. Satu per satu secara personal! silakan anda buktikan sendiri.<br />
Jadi apabila anda kebetulan sedang ingin menikmati sajian dan suasana rumahan khas jawa, jangan ragu-ragu untuk mampir.</p>
<blockquote><p><strong>Update</strong></p>
<p>Ya ampun saya lupa, untung mas <a href="http://rumputeki.multiply.com/">Mumu</a> mengingatkan masalah harga. Nulis sambil terburu-buru hendak makan siang jadi disunting sekenanya saja.</p>
<p>Harganya tergolong menengah. Maksud saya tak terlalu mahal, misalnya nasi brongkos dan nasi langgi dihargai Rp. 30.000, cumi bumbu hitam sekitar Rp. 27.000 dan urap Rp. 17.500. Semoga saya tak salah ingat. Kisaran harga makanan diantara angka Rp. 15.000 hingga Rp. 60.000.</p>
<p>Lagipula tepat ini sering dijadikan <em>jujugan</em> dan tempat ngobrol yang menyenangkan, mulai dari <em>ABG</em> hingga para pejabat.</p></blockquote>
<p>&#8211;</p>
<p><strong>Masakan Rumah Bu Endang</strong><br />
Jl. Wijaya I no.28 Kebayoran Baru<br />
Jakarta Selatan<br />
Buka 08.00 ~ 21.00 setiap hari<br />
Telp: 021-723 7086</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/344/masakan-rumah-bu-endang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kopitiam Oey, Kedai Mungil Gaya Jadoel</title>
		<link>http://bakulrujak.com/299/kopitiam-oey-kedai-mungil-gaya-jadoel</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/299/kopitiam-oey-kedai-mungil-gaya-jadoel#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 03:19:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kedai]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kopitiam]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[sabang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Sampeyan ngerti, ada berapa banyak warung/kedai kopi merek indonesia asli ? Emmm.. maksud saya tentu saja bukan macam kedai kopi dengan gelas kertas berlogo hijau yang harganya &#8216;bagus&#8217; itu ya.
Jika sampeyan penggemar kuliner tentu saja sudah paham betul jika kawasan jalan Agoes Salim (Sabang) adalah pusat jajanan terheboh di Jakarta Pusat. Tak banyak yang tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-300" title="Kopitiam-Oey" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/12/Kopitiam-Oey.jpg" alt="Kopitiam-Oey" width="300" height="200" />Sampeyan ngerti, ada berapa banyak warung/kedai kopi merek indonesia asli ? Emmm.. maksud saya tentu saja bukan macam kedai kopi dengan gelas kertas berlogo hijau yang harganya &#8216;bagus&#8217; itu ya.</p>
<p>Jika sampeyan penggemar kuliner tentu saja sudah paham betul jika kawasan jalan Agoes Salim (Sabang) adalah pusat jajanan terheboh di Jakarta Pusat. Tak banyak yang tahu juga jika ada sebuah kedai kopi bergaya jadul di ujung jalan ini. Ya, namanya <strong>Kopitiam Oey</strong>. Sebuah kedai kopi berkonsep oriental tempo dulu yang sangat unik dan saya jamin tak banyak ditemui di Jakarta. Jika sampeyan berjalan dari Thamrin (Djakarta Theater) luruslah ke arah utara hingga melihat sebuah bangunan kecil bergaya jaman dulu dan bertuliskan &#8220;Kopitiam Oey&#8221; di sebelah kiri jalan.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu saya dan <a href="http://fanabis.blogdetik.com" target="_blank">fanabis</a> berkesempatan menengok kedai keren ini. Apa yang spesial? Dari sisi pengaturan interior, sampeyan akan dibawa ke jaman-jaman dahulu kala, musik keroncong yang mengalun pelan, kursi dan meja antik, rak pajangan, gambar dan foto yang dipajang hingga busana para koki dan pelayan, semua bernafaskan jaman dulu. Yang unik, para koki menyiapkan sajian yang sampeyan pesan di bagian belakang kedai, hanya di pisahkan oleh sebuah rak kaca saja. Jadi bisa dibayangkan bagaimana kesibukan para juru masak ini menghiasi ruang dengar kita.</p>
<p>Menu dibagi dalam 5 bagian, sarapan, santap siang, kudapan, makan malam dan minuman. Tentu saja rata-rata menu yang bisa dipesan harus sesuai waktu memesannya. Maksud saya, sampeyan tak bisa memesan menu makan siang di malam hari, dan seterusnya.</p>
<p>Sajian yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari roti-roti dengan saus bergaya eropa hingga sate Ponorogo bisa dipesan. Minuman pun masih terkonsentrasi pada aneka pilihan kopi dan teh. Mulai dari <em>kopi Vietnam</em> (yang konon paling populer), <em>kopi saring Atjeh</em> hingga <em>wedang oewoeh</em> asli Imogiri menjadi pilihan yang bisa dinikmati di berbagai suasana.</p>
<p>Harganya juga tak terlalu mahal, minuman di labeli harga mulai Rp. 6000,00 dan makanan mulai dari angka Rp. 8000,00. Sangat terjangkau bukan?</p>
<p>Oh iya, kedai kopi milik Pak Bondan Winarno ini mengusung tagline &#8220;koffie mantep, harganja djoedjoer&#8221;. Ditambah fasilitas<em> free Wi-Fi</em> membuat tempat ini menjadi pilihan yang bagus di tengah kota Jakarta yang selalu sibuk itu.</p>
<p>&#8211;<br />
<strong>Kopitiam Oey</strong><br />
Jalan Haji Agoes Salim 18 (Sabang)<br />
Jakarta Pusat<br />
Telp. +6221 3924475<br />
email: info@kopitiamoey.com<br />
jam buka: 07.00 &#8211; 21.00</p>
<p><em>gambar: www.hai-online.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/299/kopitiam-oey-kedai-mungil-gaya-jadoel/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasi Jamblang Mang Dul</title>
		<link>http://bakulrujak.com/19/nasi-jamblang-mang-dul</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/19/nasi-jamblang-mang-dul#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 17:14:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[makan-makan]]></category>
		<category><![CDATA[cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nasi jamblang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Pergi ke Cirebon, jangan pulang dulu sebelum mencoba nasi jamblang.
nasi putih yang disajikan beralas daun jati dengan lauk-pauk sederhana, sangat mengundang selera. Di cirebon ada nasi jamblang yang cukup dikenal dan selalu ramai dikunjungi, Nasi Jamblang Mang Dul namanya.
Lokasinya yang di Jalan Cipto (perempatan gunung sahari), membuat nasi jamblang mang dul mudah terlihat, apalagi berada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_21" class="wp-caption alignleft" style="width: 403px"><a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2008/08/jamblang11.jpg"><img class="size-full wp-image-21" title="jamblang1" src="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2008/08/jamblang11.jpg" alt="" width="393" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">Nasi Jamblang Mang Dul</p></div>
<p>Pergi ke Cirebon, jangan pulang dulu sebelum mencoba nasi jamblang.<a href="http://www.bakulrujak.com/wp-content/uploads/2008/08/jamblang2.jpg"><br />
</a>nasi putih yang disajikan beralas daun jati dengan lauk-pauk sederhana, sangat mengundang selera. Di cirebon ada nasi jamblang yang cukup dikenal dan selalu ramai dikunjungi, Nasi Jamblang Mang Dul namanya.</p>
<p>Lokasinya yang di Jalan Cipto (perempatan gunung sahari), membuat nasi jamblang mang dul mudah terlihat, apalagi berada di depan pusat perbelanjaan Grage (kalo tidak salah ingat).</p>
<p>Sebenarnya menu yang disajikan sangat sederhana dan biasa, yang membedakan adalah cara penyajiannya. Ya, salah satu kekhasan nasi jamblang adalah media penyajiannya yang menggunakan daun jati, tak lazim memang, mengingat pada umumnya nasi selalu disajikan dengan daun pisang atau kertas pembungkus. Tapi ya inilah yang membuat nasi jamblang selalu berhasil membuat penasaran setiap pelancong yang sempat singgah di salah satu kota pelabuhan ini.</p>
<p>Nasi jamblang mang dul sendiri buka pagi-pagi sekali hingga nasi dan lauk nya habis. lauk-pauk yang bisa dipilih pun cukup beragam, mulai dari tahu sayur hingga semur daging sapi bisa menjadi pilihan.<br />
tempat makannya pun cukup unik, tak ada meja di sana, hanya beberapa kursi panjang dari kayu yang disusun berjajar, sehingga Anda harus menyangga daun jati yang berisi nasi jamblang ini jika sedang makan.</p>
<p>kemudian pastikan Anda mengingat apa saja yang dimakan, sebab jika tidak, pasti anda akan sangat kerepotan pada waktu akan membayar di kasir.<br />
jadi, tunggu apa lagi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/19/nasi-jamblang-mang-dul/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
