<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/novel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 May 2012 16:41:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>The Joshua Files #3 : Zero Moment</title>
		<link>http://bakulrujak.com/630/the-joshua-files-3-zero-moment</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/630/the-joshua-files-3-zero-moment#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 03:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[mg harris]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[petualangan]]></category>
		<category><![CDATA[the joshua files]]></category>
		<category><![CDATA[zero moment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Buku ini mudah dicerna. Tapi tentu hanya jika sudah menyelesaikan kedua buku pendahulunya. Semua menjadi terhubung. Sedikit demi sedikit misteri yang melingkupi semua pencarian si Josh Garcia mulai terkuak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/12/zero170.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-631" title="zero moment" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/12/zero170.jpg" alt="" width="170" height="252" /></a>Judul Buku : <strong>The Joshua Files #3 : Zero Moment</strong><br />
Pengarang : <strong>M.G. Harris</strong><br />
Penerjemah: <strong>Nina Andiana</strong><br />
Penerbit : <strong>Gramedia Pustaka Utama</strong><br />
Tahun Terbit : <strong>2011</strong><br />
Tebal Buku : <strong>368 halaman</strong><br />
Harga di Gramedia : <strong>Rp 50,000.00</strong></p>
<p>Kisah ini bermula ketika seseorang bernama Itzamna yang entah berasal dari mana (dan dari dimensi waktu yang mana) dengan seenaknya berjalan-jalan melintasi ruang dan waktu. Kembali ke masa-masa keemasan suku Maya di Meksiko dan menuliskan buku-buku tentang masa depan. Tentang apa yang akan terjadi pada tahun 2012, rumus-rumus kimia dan teknologi modern yang bisa diaplikasikan siapa saja.</p>
<p>Ribuan tahun kemudian, adalah Josh Garcia, seorang anak dengan gen Bakab &#8212; keturunan bangsawan suku Maya &#8212; mulai mengalami kejadian-kejadian aneh. Serangkaian pertanyaan dan petualangan yang sudah dimulai sejak <a title="The Invisible City" href="http://bakulrujak.com/358/buku-the-joshua-files-invisible-city" target="_blank">buku pertama</a>, kini makin serius. Darahnya menjadi sangat diinginkan oleh sebuah sekte bernama Huracan, untuk dijadikan bahan percobaan di laboratorium mereka.</p>
<p>Sementara itu Josh juga dilindungi oleh sekelompok masyarakat yang tinggal di sebuah tempat aneh dan tersembunyi bernama Ek Naab. Kelompok ini berhasil menerjemahkan buku-buku yang ditulis Itzamna dan memiliki teknologi-teknologi super modern.</p>
<p>Satu hal yang masih menjadi misteri dan diburu semua pihak adalah gelang Itzamna. Sebuah alat yang konon digunakan Itzamna untuk menjelajah ruang dan waktu. Namun ketika Josh menemukannya, gelang tersebut rusak dan tak bisa digunakan.</p>
<p>Segalanya dipertaruhkan. Josh harus memperbaiki gelang Itzamna, pergi ke masa lalu dan memperbaiki beberapa hal, sekaligus berusaha menghindari kejaran sekte yang menginginkan dirinya sebagai kelinci percobaan.</p>
<p><strong>Buku Ketiga</strong></p>
<p>Buku ini mudah dicerna. Tapi tentu hanya jika sudah menyelesaikan kedua buku pendahulunya. Semua menjadi terhubung. Sedikit demi sedikit misteri yang melingkupi semua pencarian si Josh Garcia mulai terkuak.</p>
<p>Jika kita cukup jeli, kita akan menemukan beberapa perbedaan dalam buku ketiga ini. Di sini M.G. Harris mulai menyusupkan muatan percintaan, ikatan emosional dan drama yang fantastis. Di buku-buku sebelumnya, penulis lebih menonjolkan petualangan. Cerita Josh tersesat di hutan, kejar-kejaran yang berbahaya hingga disekap di ruang bawah tanah.</p>
<p>Tapi tidak lantas hal-hal seru seperti itu tak bisa ditemui di buku ketiga ini. Justru sebaliknya, kisah-kisah menegangkan tetap mendominasi, namun bagaimana Josh mulai jatuh cinta pada Ixchel, suasana tegang ketika Josh tahu bahwa ibunya mulai dekat dengan pria lain sepeninggal ayahnya. Buku ini benar-benar terasa lengkap.</p>
<p>Novel ini membuat kita kaya, mau tak mau kita akan dipacu untuk menjadi lebih kritis. Harus memilah dengan jelas bagian mana yang fiktif, dan mana yang nyata. Sebab seperti yang kita tahu bahwa peradaban Maya memang benar-benar ada, tapi tentu saja kisah Itzamna yang berjalan-jalan menembus dimensi ruang dan waktu hanya imajinasi penulis.</p>
<p><em>Gambar : goodreads.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/630/the-joshua-files-3-zero-moment/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yesus, Kisah Tentang Pencerahan</title>
		<link>http://bakulrujak.com/625/yesus-kisah-tentang-pencerahan</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/625/yesus-kisah-tentang-pencerahan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 12:13:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[deepak chopra]]></category>
		<category><![CDATA[fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[Buku ini fiktif, atau setidaknya begitulah yang dikatakan oleh Deepak Chopra, sang penulis. Kisah hidup Yesus dalam rentang waktu usia 12 hingga 30 tahun memang seakan-akan menghilang. Sukar sekali dicari sumber cerita yang bisa dipertanggung jawabkan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/12/yesus170.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-626" title="yesus, kisah tentang pencerahan" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/12/yesus170.jpg" alt="" width="170" height="249" /></a>Judul Buku : <strong>Yesus, Kisah Tentang Pencerahan</strong><br />
Pengarang : <strong>Deepak Chopra</strong><br />
Penerjemah: <strong>Julanda Tantani</strong><br />
Penerbit : <strong>Gramedia Pustaka Utama</strong><br />
Tahun Terbit : <strong>2011</strong><br />
Tebal Buku : <strong>360 halaman</strong><br />
Harga di Gramedia : <strong>Rp 50,000.00</strong></p>
<p>Tahun 1 Masehi, ketika bangsa Romawi berusaha menindas kaum yahudi. 3 orang pelarian, Yesus, Yudas dan Maria. 3 orang dengan latar belakang yang sama sekali berbeda, bersama-sama melarikan diri dari kejaran serdadu Romawi. Yudas adalah anggota kelompok pejuang kemerdekaan yahudi, yang berusaha melawan tiran Romawi dengan kekerasan. Namun di mata Yesus muda, gerakan kemerdekaan itu sama saja dengan para penjajah. Sama-sama memilih peperangan sebagai jalan keluar. Karena di balik setiap peperangan selalu tersisa penderitaan yang menyakitkan.</p>
<p>Kisah pelarian ketiga orang ini diwarnai berbagai kejadian yang membuat Yesus pada akhirnya mengerti bahwa dirinya adalah Sang Mesias, sang juru selamat yang sudah dinanti-nantikan. Penyiksaan, penghianatan dan percintaan yang membutakan mewarnai kisah pelarian mereka, hingga akhirnya Yesus menjadi sadar bahwa Tuhan telah menyatu dengan dirinya.</p>
<p>Tugas ini berat, Yesus harus menyampaikan pesan Tuhan kepada seluruh umat manusia, di tengah kebencian dan permusuhan yang sedang berkobar.</p>
<p><strong>Fiktif Filsafat</strong></p>
<p>Buku ini fiktif, atau setidaknya begitulah yang dikatakan oleh <em>Deepak Chopra</em>, sang penulis. Kisah hidup Yesus dalam rentang waktu usia 12 hingga 30 tahun memang seakan-akan menghilang. Sukar sekali dicari sumber cerita yang bisa dipertanggung jawabkan. Namun demikian, dengan indah penulis mampu merangkai detail demi detail cerita dengan runut dan penuh makna.</p>
<p>Bagaimana perjumapaan Yesus dengan Yudas, yang dikemudian hari diriwayatkan sebagai sang penghianat, bagaimana kisah cinta Yesus dengan Maria yang rumit, penulis sengaja membuat para pembaca terombang-ambing. Ritme yang dihadirkan turun dan naik dengan cepat, beberapa bagian menceritakan sebuah peristiwa dengan sangat detail, sedangkan beberapa lainnya melompat-lompat.</p>
<p>Satu lagi, bukan Deepak Chopra namanya jika tidak berfilsafat. Buku-buku terdahulu yang ditulis olehnya pun (baca review saya yang lain, <a title="Buddha, sebuah novel" href="http://bakulrujak.com/497/buddha-sebuah-novel" target="_blank">Buddha</a>) cukup membuat dahi mengernyit. Kata-kata seperti &#8220;&#8230; siapa bilang Tuhan itu serius? Ada alam semesta yang harus diawasinya. Dia harus bisa tertawa supaya mampu menangani kita. (Hal. 298)&#8221; misalnya, harus disikapi dengan lebih luas. Dari sudut pandang yang tepat tentu saja.</p>
<p>Terlepas nilai ideologi yang diemban, novel ini menarik sekali menurut saya. Saya jadi mengerti apa yang terjadi dengan kaum yahudi sebelum kebangkitan Kristus, dan lain-lain. Sangat layak untuk dibaca.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/625/yesus-kisah-tentang-pencerahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Thief, Sang Pencuri dari Eddis</title>
		<link>http://bakulrujak.com/618/the-thief-sang-pencuri-dari-eddis</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/618/the-thief-sang-pencuri-dari-eddis#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 02:13:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[Megan Whalen Turner]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[the thief]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[Gen adalah seorang pencuri yang ulung. Tapi sebagian besar kesialan yang terjadi selama perjalanan disebabkan olehnya. Namun siapa sangka, ternyata Gen yang konyol, manja dan selalu membuat ulah justru menyimpan kemampuan yang tak dimiliki banyak orang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/11/TheThief-170.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-619" title="The Thief" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/11/TheThief-170.jpg" alt="" width="170" height="254" /></a>Judul Buku : <strong>The Thief, Sang Pencuri dari Eddis</strong><br />
Pengarang :<strong> Megan Whalen Turner</strong><br />
Penerjemah: <strong>Zaky Yamani</strong><br />
Penerbit : <strong>Gramedia Pustaka Utama</strong><br />
Tahun Terbit : <strong>2011</strong><br />
Tebal Buku : <strong>360 halaman</strong><br />
Harga di Gramedia :<strong> Rp 48,000.00</strong></p>
<p>Di sebuah kerajaan bernama Eddis, terdapat aturan baku dalam hal penentuan siapa yang harus menjadi raja. Yaitu, Raja/Ratu sebelumnya harus memberikan sebuah batu bernama <em>Hadiah Hamiathes</em> kepada seseorang, dan dia pun berhak menjadi raja.</p>
<p>Atas alasan itu pula, berangkatlah sebuah rombongan kecil ekspedisi dari kerajaan tetangga, Sounis, untuk memburu Hadiah Hamiathes yang legendaris. Alasannya, agar raja Sounis bisa membuat sang Ratu Eddis menikah dengannya, dengan motif politik tentu saja.</p>
<p>Adalah Gen sang pencuri, Magus dengan kedua muridnya, ditambah satu orang kepala pengawal raja. Lima orang anggota ekspedisi ini menempuh perjalanan yang melelahkan menuju Eddis untuk mendapatkan Hadiah Hamiathes, yang dipercaya tersembunyi di sebuah kuil bawah tanah yang sangat sulit dijangkau.</p>
<p>Gen adalah seorang pencuri yang ulung namun penuh dengan kekonyolan. Sebagian besar kesialan yang terjadi selama perjalanan disebabkan olehnya. Namun siapa sangka, ternyata Gen yang konyol, manja dan selalu membuat ulah justru menyimpan kemampuan yang tak dimiliki banyak orang.</p>
<p>Di akhir perjalanan panjang ini, ketika Hadiah Hamiathes nyaris dibawa pulang ke Sounis, Sang Magus dan rombongannya harus menerima kenyataan pahit yang membuat mereka harus memutar haluan dan menyelamatkan yang masih tersisa.</p>
<p><strong>Kisah Fantasi</strong></p>
<p>Nyaris segala hal dalam buku ini adalah hasil imajinasi <em>Megan Whalen Turner</em>, sang penulis. Sebagian besar terinspirasi dari budaya Yunani. Mulai dari penamaan tempat, seperti <em>Eddis, Sounis</em>, <em>Attolia</em> dan lainnya, semua diadaptasi dari sejarah Yunani. Tak hanya itu, cerita tentang para dewa yang disajikan juga sangat fantastis, membuat kita betul-betul percaya bahwa kisah itu benar-benar hidup di sebuah peradaban di belahan dunia yang lain.</p>
<p>Membaca buku setebal 360 halaman ini memang menuntut kesabaran ekstra. Cerita di awal hingga pertengahan buku memang agak membosankan. Kebanyakan hanya kisah perjalanan yang monoton dan sesekali diselingi dengan dongeng-dongeng tentang kisah sejarah kerajaan setempat dan para dewa yang mereka yakini.</p>
<p>Namun segala kebosanan itu akan terbayar lunas ketika mendekati akhir buku. Banyak kejutan yang disuguhkan. Sehingga kita akan membuka lagi halaman-halaman awal, untuk mencari kembali kisah-kisah di depan yang rupanya menjadi latar belakang dari kejadian-kejadian seru yang baru disajikan di akhir cerita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/618/the-thief-sang-pencuri-dari-eddis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jihad Terlarang, Kisah Pertobatan Mantan Aktivis NII</title>
		<link>http://bakulrujak.com/601/jihad-terlarang-kisah-pertobatan-mantan-aktivis-nii</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/601/jihad-terlarang-kisah-pertobatan-mantan-aktivis-nii#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 04:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[jihad terlarang]]></category>
		<category><![CDATA[mataharitimoer]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[otobiografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[Royan direkrut untuk mengikuti sebuah ajaran Islam yang baru. Sebuah paham yang membuat Royan membalik sudut pandangnya terhadap agama yang telah ia peluk sejak lahir. Paham yang menganggap segala bentuk pemerintahan yang ada di Indonesia ini sesat dan sangat berbahaya. Oleh sebab itu rezim ini harus dihancurkan dan digantikan dengan sistem pemerintahan yang bersih dan sesuai syariat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/10/jihad-terlarang170.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-602" title="jihad terlarang" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2011/10/jihad-terlarang170.jpg" alt="" width="170" height="252" /></a>Judul Buku : <strong>Jihad Terlarang, Kisah Pertobatan Mantan Aktivis NII</strong><br />
Pengarang : <strong>Mataharitimoer</strong><br />
Penerbit : <strong>Literati</strong><br />
Terbit : <strong>Juli 2011 (Edisi Revisi)</strong><br />
Tebal Buku : <strong>368 + vi Halaman</strong><br />
Harga di Gramedia : <strong>Rp 46.000,00</strong></p>
<p>Hari Rabu tanggal 12 September 1984. Hari yang sangat bersejarah bagi Royan, bapaknya mati dihabisi tentara ketika menghadiri sebuah pengajian akbar di daerah Priok. Entah apa alasannya, desas-desus yang beredar hal itu hanyalah konspirasi rezim yang berkuasa kala itu untuk menyempitkan pergerakan Islam, terutama yang berpotensi melakukan tindakan yang membahayakan pemerintahan.</p>
<p>Ibu Royan meninggal beberapa hari kemudian. Berakhirlah sudah masa kecil yang penuh canda tawa. Royan harus bekerja membanting tulang guna menyambung hidupnya. Hasil dari berjualan koran hanya cukup untuk makan. Bangku sekolah sudah ia tinggalkan.</p>
<p>Fase kehidupan di jalanan yang kejam berakhir seiring perkenalannya dengan Supar, seorang <em>kenek</em> metromini sekaligus aktivis ramaja masjid. Supar memperkenalkan Royan kepada kawan-kawannya di lingkungan remaja masjid, termasuk Malik dan 4 orang <em>ustadz</em> muda yang rupanya memiliki sebuah misi tersembunyi.</p>
<p>Singkat kata, Royan direkrut untuk mengikuti sebuah ajaran Islam yang baru. Sebuah paham yang membuat Royan membalik sudut pandangnya terhadap lingkungan, kawan-kawan dan agama yang telah ia peluk sejak lahir. Paham yang menganggap segala bentuk pemerintahan yang ada di Indonesia ini sesat dan sangat berbahaya. Oleh sebab itu rezim ini harus dihancurkan dan digantikan dengan sistem pemerintahan yang bersih dan sesuai <em>syariat.</em></p>
<p>Gerakan yang diikuti Royan berakar hingga ke seluruh pelosok negeri. Regenerasi dan perekrutan anggota baru terus menerus dilakukan. Berkat hasil kerja yang bagus dan kecerdasannya, Royan dengan cepat menduduki posisi strategis di pergerakan tersebut. Bahkan ia sempat dipercaya untuk memimpin pergerakan di sebuah regional di pulau jawa.</p>
<p>Bertahun-tahun lamanya ia hidup di balik bayang-bayang. Selalu bersembunyi. Konon pemerintah sudah sejak lama mengincar pergerakan yang sedang dibela Royan dan rekan-rekannya. Waktu yang begitu panjang pada akhirnya membuatnya berpikir. Apakah jalan yang ia tempuh selama ini benar?</p>
<p>Beberapa kejadian membuatnya yakin dan percaya bahwa ada yang tidak beres dengan gerakan yang telah ia bela mati-matian selama ini. Sistem doktrinasi yang diterapkan juga terasa semakin tak masuk akal. Hingga akhirnya Royan dan beberapa kawan yang sependapat mendirikan sebuah yayasan yang rupanya malah menyulut amarah para tetua pergerakan.</p>
<p>Ancaman demi ancaman diterima Royan, beberapa kali percobaan pembunuhan bahkan dihadapinya dengan berani. Hal tersebut semakin menebalkan keyakinannya bahwa ia harus kaluar dari dunia yang kelam itu.</p>
<p><strong>Otobiografi yang ambisius</strong></p>
<p>Royan ini sosok nyata. Kisah perjalanan hidupnya yang penuh intrik dan tipu daya benar-benar ada. Novel ini meceritakan seluk-beluk pergerakan radikal Islam (yang sekarang kita kenal sebagai NII, <em>Negara Islam Indonesia</em>). Bagaimana metode perekrutan anggota baru, struktur organisasi hingga pengelolaan keuangannya dibahas dengan jelas. Nyaris detail.</p>
<p>Emosi yang meletup-letup sengaja dimunculkan di sepanjang tulisan. Kejadian demi kejadian dituturkan dengan runut dan teliti, nyaris tanpa ada yang terlewat. Kisah pelarian sang pelaku utama dalam menghindari kejaran aparat hingga intrik di dalam organisasi sendiri membuat novel ini begitu berwarna. Disitulah nilai lebihnya.</p>
<p>Pada umumnya tak mudah untuk menulis kisah nyata seseorang dan membuatnya menegangkan. Tapi membaca novel ini membuat saya seakan sedang menyimak sebuah karya fiksi yang dibuat-buat. Sulit menerka bahwa kisah ini benar-benar nyata dan terjadi.</p>
<p>Beruntunglah <em>Mataharitimoer</em>, sang penulis, memiliki kisah hidup yang sangat inspiratif dan kemampuan menulis yang sangat baik. Sebab tak banyak orang yang memiliki keduanya sekaligus.</p>
<p>Menurut saya, novel Jihad Terlarang ini cukup untuk membuat kita sadar, bahwa di negara yang kita tinggali selama ini terdapat banyak hal-hal yang terletak di bawah tanah dan nyaris tak tersentuh. Mari kita mengambil inti pelajaran yang berharga, lebih bijaksana dalam berpikir dan bertindak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/601/jihad-terlarang-kisah-pertobatan-mantan-aktivis-nii/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mati, Bertahun yang Lalu</title>
		<link>http://bakulrujak.com/567/mati-bertahun-yang-lalu</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/567/mati-bertahun-yang-lalu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2010 09:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[soe tjen marching]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[Tak mudah baginya untuk bergaul dengan manusia-manusia "hidup" sedangkan dia sendiri sudah menjadi mayat. Mayat yang bisa bergerak, berjalan, makan dan minum seperti manusia hidup]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/12/matibertahun.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-569" title="mati bertahun yang lalu" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/12/matibertahun.jpg" alt="" width="170" height="252" /></a>Judul Buku : <strong>Mati, Bertahun yang Lalu</strong><br />
Pengarang : <strong>Soe Tjen Marching</strong><br />
Penerbit : <strong>Gramedia Pustaka Utama</strong><br />
Terbit : <strong>Oktober 2010</strong><br />
Tebal Buku : <strong>153</strong><strong> halaman</strong><br />
Harga di Gramedia : <strong>Rp 40.000,00</strong></p>
<p><em>Di tengah tumpukan pekerjaan yang sedang kugeluti, aku mati. Rohku terangkat dari setiap lubang poriku. Tapi anehnya tubuhku tak lantas membusuk. Energi hidupku masih begitu besar sehingga memungkinkanku untuk beraktifitas kembali seperti biasa. Ya, tapi aku sudah mati.<br />
</em></p>
<p>Tak mudah baginya untuk bergaul dengan manusia-manusia &#8220;hidup&#8221; sedangkan dia sendiri sudah menjadi mayat. Mayat yang bisa bergerak, berjalan, makan dan minum seperti manusia hidup. Dengan kondisi tak bernyawa, ia harus menghadapi ibu, kakak dan keponakannya. Tak lupa ia harus sering-sering berkedip, menggerakkan kaki dan mengembang-kempiskan dada agar semua orang menyangka bahwa ia masih hidup. Bukankah itu yang biasa dilakukan orang hidup?</p>
<p>Unik, rupanya permasalahan dalam hidup yang lazim terjadi dan menimpa manusia hidup yang &#8220;normal&#8221; akan memunculkan persepsi yang berbeda jika dilihat dari sudut pandang orang mati. Mengapa manusia harus mati-matian mempertahankan hidup? Lalu ia teringat proses kematian ayahnya yang terlihat berat dan menyakitkan. Ia melihat betapa manusia rela menukar nyaris segalanya agar tetap hidup dan menunda kematian. Tentu saja tak semua pertanyaan terjawab, ada hal-hal yang tetap mengambang. Belum ketemu jawabannya, ataukah memang sengaja dibuat tanpa penjelasan?</p>
<p>Novel pendek ini tak sama dengan novel fiksi yang lain. Jika dengan membaca novel Anda memperoleh jawaban dan kepuasan, maka setelah membaca halaman terakhir novel setebal 153 halaman ini Anda justru akan mendapati pertanyaan-pertanyaan. Pertanyaan yang mungkin belum pernah terpikirkan. Mengapa begini, mengapa harus begitu dan seterusnya. Penulis jelas sekali mengajak pembaca untuk berpikir. Alur bahasa dan ceritanya menuntun, menuntun dari satu permasalahan ke pertanyaan berikutnya. Dan tak selalu ada jawaban. Pembaca boleh merenungkan sendiri.</p>
<p>Sindiran-sindiran terhadap hidup dan manusia terasa begitu satir dan dalam. Kita akan dibuat tertawa sambil berpikir dan merasa malu. Novel yang layak dibaca.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/567/mati-bertahun-yang-lalu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buddha, Sebuah Novel</title>
		<link>http://bakulrujak.com/497/buddha-sebuah-novel</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/497/buddha-sebuah-novel#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 07:10:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[buddha]]></category>
		<category><![CDATA[deepak chopra]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Deepak Chopra adalah seorang novelis. Itulah sebabnya ia mengatakan pada awal buku ini, bahwa kisah perjalanan Buddha yang ia tuliskan mengandung muatan fiksi. Namun tetap, kisah hidup Siddharta hingga mencapai Buddha adalah kisah penuh inspirasi dan layak dibaca.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/07/novelbuddha.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-500" title="novel buddha, deepak chopra" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/07/novelbuddha.jpg" alt="" width="160" height="239" /></a>Judul Buku</strong> : Buddha, Sebuah Novel<br />
<strong>Pengarang </strong>: Deepak Chopra<br />
<strong>Penerjemah:</strong> Rosemary Kesauly<br />
<strong>Penerbit</strong> : Gramedia Pustaka Utama<br />
<strong>Terbit</strong> : April 2008<br />
<strong>Tebal Buku </strong>: 400 halaman<br />
<strong>Harga di Gramedia</strong> : Rp 58.000.00</p>
<p>Perjalanan besar itu dimulai dari kerajaan Sakya, 563 SM. Ratu Maya, sang permasyuri melahirkan seorang bayi laki-laki setelah bermimpi bertemu dengan 3 deva (malaikat) dan seekor gajah putih. Namun sang raja, Suddhodana, menjadi murka setelah para petapa dan brahmana meramalkan masa depan putranya. Siddharta, demikian sang pangeran diberi nama, diramalkan akan menjadi penguasa keempat penjuru mata angin, selamat dari segala mara bahaya, namun harus menjalani hidup sebagai brahmana dan mencapai kesadaran tertinggi.</p>
<p>Sebagai wujud dari ketakutan sang raja, Siddharta tak diijinkan pergi keluar lingkungan istana. Tak boleh melihat segala bentuk penderitaan dan kesakitan sekecil apapun. Namun tak ada yang bisa menolak takdir dewata, pada usia 29 Siddharta memilih untuk menempuh jalannya sendiri menjadi petapa dan meninggalkan segala keindahan duniawi. Itu berarti ia akan pergi meninggalkan kerajaan, ayahnya, istri dan anaknya serta Devadatta, sepupunya.</p>
<p>Rupanya perjalanan spiritual Siddharta tak berjalan mulus pada awalnya. Namanya berganti menjadi Gautama dan megembara mencari kebenaran sejati. Banyak petapa dan brahmana yang ditemuinya di sepanjang perjalanan. Gautama yang haus akan ajaran kebenaran dan pembebasan diri dari derita duniawi, merasa tak ada satupun petapa dan brahmana sanggup mengajarkan apa yang ia dambakan.</p>
<p>Gautama memiliki 5 orang murid yang kemudian meninggalkannya satu-persatu sebab khawatir melihat guru mereka yang menjalani meiditasi selama berbulan-bulan dan seakan meninggalkan segala materi duniawi.</p>
<p>Dari serangkaian pertapaan yang dijalani serta perjalanan hidup yang penuh penderitaan, pada usia 35 tahun Gautama mencapai pencerahan tertinggi di bawah pohon Bodhi. Ia juga bertemu Mara, iblis yang menguasai dunia kegelapan. Mara mengutus ketiga putrinya untuk menggoda Gautama dengan memancing berahi. Namun Gautama sanggup mengendalikan diri dengan baik dan melenyapkan segala usaha Mara untuk menggagalkan semedinya.</p>
<p>Gautama mencapai pencerahan tertinggi dan menjadi Buddha. Penuh belas kasih, memiliki cahaya yang senantiasa memancar dari tubuhnya. Yang pada akhirnya menyebarkan kedamaian pada seluruh penjuru bumi dan mengajarkan tentang kebaikan. Hidup adalah penderitaan selama masih menuruti tuntutan nafsu badani, lepaskan segala kungkungan nafsu duniawi dan kau akan mencapai pencerahan. &#8220;Tentu saja, setiap orang bisa mencapai Buddha,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Novel fiksi</strong></p>
<p>Deepak Chopra adalah seorang novelis. Itulah sebabnya ia mengatakan pada awal buku ini, bahwa kisah perjalanan Buddha yang ia tuliskan mengandung muatan fiksi. Namun tetap, kisah hidup Siddharta hingga mencapai Buddha adalah kisah penuh inspirasi dan layak dibaca.</p>
<p>Novel ini dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama adalah Siddharta Sang Pangeran, bagian kedua Gautama Sang Petapa, dan terakhir adalah Buddha, (yang Penuh Belas Kasih).</p>
<p>Banyak penambahan dalam penggambaran perjalanan spiritual maupun kehidupan duniawi sang pangeran. Beberapa tokoh sengaja ditambahkan untuk menggugah sisi kemanusiaan sang Buddha. Sehingga kita akan bisa melihat jalan hidup sang belas kasih dalam perspektif yang lebih mudah dimengerti.</p>
<p>Kita akan dibawa menjelajahi hutan-hutan di India hingga pegunungan Himalaya. Ya, walaupun di beberapa bagian terasa menjemukan, tapi buku setebal 400 halaman ini memuat begitu banyak ajaran hidup yang sederhana dan mudah diserap. Tentang ajaran Buddha yang penuh belas kasih dan jauh dari perbudakan hawa nafsu.</p>
<p>Chopra bahkan sadar betul bahwa Gautama sang pertapa adalah tetap manusia. Ia digambarkan dengan baik memiliki banyak sekali pertanyaan tentang hidup dan pencerahan, tentang mengapa hidup manusia harus penuh penderitaan dan peperangan yang tak juga kunjung berhenti. Dari sisi ini aspek kemanusiaan sang Buddha membuat seolah-olah ia tak berjarak dengan kita semua. Selamat membaca.</p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">Judul Buku : Buddha, Sebuah Novel<br />
Pengarang : Deepak Chopra<br />
Penerjemah: Rosemary Kesauly<br />
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama<br />
Terbit : April 2008<br />
Tebal Buku : 400 halaman<br />
Harga di Gramedia : Rp 58.000.00</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/497/buddha-sebuah-novel/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Young Samurai: The Way of The Sword</title>
		<link>http://bakulrujak.com/462/young-samurai-the-way-of-the-sword</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/462/young-samurai-the-way-of-the-sword#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 05:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[bela diri]]></category>
		<category><![CDATA[chris bradford]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[samurai]]></category>
		<category><![CDATA[young samurai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Young Samurai: The Way of The Sword
Pengarang : Chris Bradford
Penerjemah: Sujatrini
Penerbit : Hikmah (PT. Mizan Publika)
Tahun Terbit : 2010
 Tebal Buku : 502 halaman
Harga di Gramedia : Rp 69,500.00
Dalam buku sebelumnya diceritakan Jack Fletcher si samurai pirang dari Inggris berhasil memenangkan kompetisi antar sekolah samurai taryu-jiai, yang membuat dirinya berdamai dengan saudara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/05/thewayofthesword-small.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-463" title="The Way of the sword" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/05/thewayofthesword-small.jpg" alt="" width="150" height="231" /></a>Judul Buku : <strong>Young Samurai: The Way of The Sword</strong><br />
Pengarang : <strong>Chris Bradford</strong><br />
Penerjemah: <strong>Sujatrini</strong><br />
Penerbit : <strong>Hikmah (PT. Mizan Publika)</strong><br />
Tahun Terbit : <strong>2010<br />
</strong> Tebal Buku : <strong>502 halaman</strong><br />
Harga di Gramedia : <strong>Rp 69,500.00</strong></p>
<p>Dalam <a title="the way of the warrior" href="http://bakulrujak.com/366/buku-young-samurai-the-way-of-the-warrior" target="_self">buku sebelumnya</a> diceritakan Jack Fletcher si samurai pirang dari Inggris berhasil memenangkan kompetisi antar sekolah samurai <em>taryu-jiai</em>, yang membuat dirinya berdamai dengan saudara angkatnya, Yamato.</p>
<p>Saat ini Jack kembali mendapat tantangan baru, yakni ujian lingkaran tiga. Dimana telah banyak calon samurai dari sekolah <em>Niten Ichi Ryu</em> yang tewas saat menjalani ujian tersebut. Tapi setiap siswa yang berhasil lolos dari ujian berat tersebut akan mendapat anugerah besar, yaitu kesempatan untuk belajar ilmu dua surga dari Masamoto, sang samurai besar sekaligus ayah angkat Jack.</p>
<p>Langkah menuju ujian Lingkaran Tiga tak mudah. Semua <em>sensei Niten Ichi Ryu</em> akan memberikan ujian sesuai dengan bidang mereka. Beruntung Jack bisa lolos ujian para <em>sensei</em> dan berhak mengikuti ujian lingkaran tiga.</p>
<p>Lagi-lagi jalan Jack terganjal. Musuh bebuyutannya, Kazuki dan geng kalajengking bentukannya selalu mencari celah untuk menecelakai Jack yang seorang <em>gaijin</em> (orang asing di tanah Jepang).</p>
<p>Seolah belum cukup, ninja mata naga Dokugan Ryu masih juga mengincar <em>rutter</em> berharga warisan ayah Jack, yang konon dengan <em>rutter</em> itu seseorang akan dapat menguasai rute samudera dan menguasainya.</p>
<p>Cobaan terasa menjadi berkali-kali lipat lebih berat tatkala secara bersamaan Dokugan Ryu berhasil mencuri <em>rutter</em> yang telah disembunyikan Jack, juga Masamoto yang semula melindungi dan membimbing Jack berbalik membenci dan menuduhnya berkhianat.</p>
<p>Perjuangan Jack menjalani <em>bushido</em> dan keteguhan jiwa samurainya benar-benar diuji kali ini.</p>
<p><strong>Lebih rapat dan memikat<br />
</strong> Buku kedua ini menyimpan kekuatan kata-kata dan penataan alur yang lebih hebat dari buku sebelumnya. Alur penceritaannya sangat unik, sudut pandang berubah secara dinamis dan menarik, membuat pembaca selalu bertanya-tanya, apa yang terjadi selanjutnya ?</p>
<p>Selain konflik yang lebih kompleks dan cerita yang bertempo cepat dan rapat, seperti biasa, Chris Bradford kembali membuktikan dalamnya pengetahuan di ranah ilmu bela diri Jepang yang eksotis itu. Lebih banyak pertarungan yang terjadi, makin lekat pula kita terikat dengan jalannya olah pedang, pukulan dan tendangan yang seakan terjadi secara nyata akibat detailnya penggambaran.</p>
<p>Terakhir, pesan yang dibawa tetap tersampaikan dengan baik. Ajaran spiritual Buddha dan jalan <em>bushido</em> yang welas asih namun berbahaya bisa menjadi inspirasi bagi para pembaca.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/462/young-samurai-the-way-of-the-sword/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oeroeg</title>
		<link>http://bakulrujak.com/450/oeroeg</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/450/oeroeg#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 08:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[oeroeg]]></category>
		<category><![CDATA[terjemahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Oeroeg
Pengarang : Hella S. Haasse
Penerjemah: Indira Ismail
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2009 (cetakan pertama dalam bhs. Indonesia)
Tebal Buku : 144 halaman
Harga di Gramedia : Rp 33,000.00
&#8220;Macan kumbang berbeda dari monyet,&#8221; kata Gerard setelah beberapa saat, &#8220;tapi apakah yang satu lebih rendah daripada yang lain? Bagimu ini pertanyaan bodoh, dan kau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-451" title="Oeroeg" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/04/Oeroeg.jpg" alt="Oeroeg" width="150" height="249" />Judul Buku : <strong>Oeroeg</strong><br />
Pengarang : <strong>Hella S. Haasse</strong><br />
Penerjemah: <strong>Indira Ismail</strong><br />
Penerbit : <strong>Gramedia Pustaka Utama</strong><br />
Tahun Terbit :<strong> 2009 (cetakan pertama dalam bhs. Indonesia)</strong><br />
Tebal Buku :<strong> 144 halaman</strong><br />
Harga di Gramedia : <strong>Rp 33,000.00</strong></p>
<p>&#8220;Macan kumbang berbeda dari monyet,&#8221; kata Gerard setelah beberapa saat, &#8220;tapi apakah yang satu lebih rendah daripada yang lain? Bagimu ini pertanyaan bodoh, dan kau benar.&#8221; (hal. 64)</p>
<p>Tokoh &#8220;aku&#8221; adalah anak seorang <em>Administrateur</em> sebuah perkebunan, seorang berdarah Eropa. Sedangkan Oeroeg seorang bocah pribumi anak mandor perkebunan milik ayah si &#8220;aku&#8221;. Mereka berdua menjadi akrab dan tak bisa terpisah secara strukstural. Lahir hampir bersamaan dengan lingkungan yang berdekatan, ayah dan ibu si aku yang orang Eropa menjadi sangat sibuk sehingga hanya Oeroeg dan keluarganya lah tempat si aku berkeluh kesah. Rumah yang sederhana, perabotan yang didominasi kayu dan lantai tanah membuat si aku tumbuh menjadi seorang Belanda berjiwa pribumi. Oroeg pun mahir berbahasa Belanda karena setiap saat dilewatkan bersama si aku. Semua nyaris berjalan dengan indah dan sempurna.</p>
<p>Hingga pada suatu malam ayah Oeroeg harus tewas demi menyelam menyelamatkan si aku yang nyaris tenggelam. Rasa bersalah dan hutang moral membuat ayah si aku menampung dan menyekolahkan Oeroeg hingga tingkat MULO.</p>
<p>Begitulah, seakan tak mungkin memisahkan si aku dengan Oeroeg. Bahkan terhadap apapun yang direncakan ayah si aku terhadap anaknya, si aku selalu saja membawa-bawa Oeroeg ikut serta. Hingga membuat ayah si aku jengkel. Jelas menurut norma yang berlaku pada saat itu, strata antara bangsa Eropa dan penduduk pribumi jelas berbeda. Tak lazim rasanya jika seorang pribumi berkawan terlalu dekat dan intim dengan bangsa Belanda.</p>
<p>Keputusan telah dibuat, si aku akan dikirim bersekolah ke negara asalnya, Belanda. Sedangkan Oeroeg harus menjalani hari-harinya di Indonesia. Waktu berlalu dan pada suatu hari dengan kondisi yang sangat berbeda mereka bertemu kembali. Namun ada yang berubah. apa ?</p>
<p><strong>Setengah kisah nyata<br />
</strong></p>
<p>Novel ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1948 di Belanda, dan pertama kali diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia justru baru pada tahun 2009. Hella S. Haase sang penulis berusia 30 tahun kala menulis buku ini, dan <em>Oeroeg</em> adalah karya pertamanya. Menggunakan sudut pandang orang pertama, tokoh &#8216;aku&#8217; terkesan begitu nyata dan menyatu dengan suasana pribumi. Hal tersebut rupanya disebabkan oleh Hella telah tinggal di Batavia (Jakarta) dari lahir hingga remaja. Cerita ini pun konon adalah olahan dari peengalaman pribadinya sendiri dengan banyak penambahan.</p>
<p>Menyoroti pola pergaulan antara para anak pribumi dengan bangsa Belanda yang sangat timpang. <em>Oeroeg</em> berusaha menunjukkan bahwa apapun yang terjadi di dunia luar, anak-anak tetaplah anak-anak. Tak ada batasan pergaulan bagi mereka. Jahat sekali orang-orang yang menjejalkan pemahaman bahwa satu kaum tak pantas bergaul dengan kaum yang lain dan seterusnya.</p>
<p>Kisah perjalanan tokoh &#8216;aku&#8217; dapat dijadikan bahan permenungan bagi kita semua, bahwa tak benar karena perbedaan strata sosial membuat lingkungan pergaulan umat manusia menjadi terbatas. Sangat inspiratif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/450/oeroeg/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ghostgirl, Rest in Popularity</title>
		<link>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 03:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[ghostgirl]]></category>
		<category><![CDATA[hantu]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Ghostgirl
 Pengarang : Tonya Hurley
 Penerjemah : Berliani M. Nugrahani
 Penerbit : Penerbit Atria
 Tahun Terbit : 2009
 Tebal buku : 402 halaman
 Harga di Gramedia : Rp 57.500,-
Menjadi populer dan banyak teman adalah impian semua orang. Termasuk juga Charlotte User, seorang siswi biasa di sekolah Hawthorne High. Terlalu biasa malah, hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-387" title="Ghostgirl" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/01/Ghostgirl.jpg" alt="Ghostgirl" width="160" height="243" />Judul Buku</strong> : Ghostgirl<br />
<strong> Pengarang :</strong> Tonya Hurley<br />
<strong> Penerjemah </strong>: Berliani M. Nugrahani<br />
<strong> Penerbit</strong> : Penerbit Atria<br />
<strong> Tahun Terbit </strong>: 2009<br />
<strong> Tebal buku</strong> : 402 halaman<br />
<strong> Harga di Gramedia </strong>: Rp 57.500,-</p>
<p>Menjadi populer dan banyak teman adalah impian semua orang. Termasuk juga Charlotte User, seorang siswi biasa di sekolah Hawthorne High. Terlalu biasa malah, hingga tak seorang pun mau berteman dengannya. Dengan dandanan yang sangat biasa (malah terkesan ketinggalan jaman) dan mengandalkan kecerdasan otaknya Charlotte berniat mendaftar ke tim pemandu sorak untuk berusaha menarik perhatian cowok paling keren di  sekolah, Damen.</p>
<p>Apa mau dikata, Damen telah berpacaran dengan Petula, cewek seksi yang sangat membenci Charlotte. Tak habis akal, Charlotte berusaha menjadi teman kelompok Damen untuk kelas fisika. Dan berhasil!</p>
<p>Namun rupanya kegembiraan Charlotte tak bisa bertahan lama. Ketika kelas fisika pertamanya berakhir, Charlotte tengah mengunyah permen karet berbentuk beruang. Dan entah bagaimana permen karetnya tertelan, menghambat saluran pernapasannya dan mencekik Charlotte hingga tewas!</p>
<p>Apakah cerita berkahir? Ternyata belum. Arwah Charlotte pun bangkit dan harus menjalani hari-harinya di dunia kematian. Dunia kematian diceritakan berdampingan dengan dunia kehidupan. Charlotte masih bisa bertemu Damen setiap hari. Ia juga bertemu banyak teman baru dari dunia kematian, ada Pam si Picollo yang meninggal gara-gara secara tak sengaja menelan picollo (semacam alat musik tiup), ada Mike si Metal, dan Prudence sang ketua kelas kematian yang diam-diam sangat membenci Charlotte.</p>
<p>Sialnya, mereka akan terperangkap di alam kematian selamanya dan tak bisa berpindah ke alam keabadian sebelum semua misi ketika hidup mereka terpenuhi. Semua telah memenuhi misi mereka, kecuali Charlotte. Misi kehidupannya tentu saja adalah pergi ke pesta dansa bersama Damen, sang cowok pujaan. Charlotte harus berjuang habis-habisan untuk bisa melancarkan misinya. Ia dibantu Scarlet, adik Petula yang secara ajaib bisa melihat arwah Charlotte. Perjuangan Charlotte dan Scarlet diwarnai kejadian-kejadian yang menggelikan dan seru. Charlotte harus mempelajari teknik-teknik khas alam kematian seperti menembus dinding, merasuki tubuh Scarlet hingga telekinetis dan telepati, semuu itu ia lakukan hanya untuk mendapatkan kesempatan untuk menjalankan misi terakhir semasa hidupnya, pergi ke pesta dansa bersama Damen!</p>
<p><strong>Novel cewek ?<br />
</strong><em> Oke</em>, saya mengaku membeli novel ini dengan sengaja. Bukan karena tak tahu bahwa isinya akan cewek banget. Kisah-kisah kehidupan khas dinamika siswa-siswi sekolah menengah di Amerika, sangat kompleks. Mulai dari gosip seputar cowok, tim pemandu sorak yang paling populer di sekolah hingga obrolan rahasia sesama teman untuk menggunjingkan guru. Semua diceritakan dengan lugas dan polos. Tentu saja kali ini ditambah penggambaran tentang alam kematian yang penuh imajinasi.</p>
<p>Tiga bab pertama belum terlalu tampak nilai plusnya, baru setelah itu saya menemukan pesan yang ingin disampaikan novel ini. Egoisme Charlotte dalam memperoleh tujuannya dan konsistensi teman-temannya dari alam kematian dalam memperjuangkan Hawthorne Manor, sebuah rumah tua yang dijadikan &#8220;rumah&#8221; bagi anak-anak alam kematian. Sangat humanis (ya, meskipun diperagakan oleh para hantu tentunya).</p>
<p>Dan pada akhirnya kita akan melihat bagaimana proses Charlotte dalam memperbaiki diri dengan dukungan dari teman-teman hantu dan manusianya. Tentu saja hal ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua (dan bukan hanya bagi kaum cewek!).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/386/ghostgirl/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[buku] The Joshua Files: Invisible City</title>
		<link>http://bakulrujak.com/358/buku-the-joshua-files-invisible-city</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/358/buku-the-joshua-files-invisible-city#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 07:18:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[konspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[the joshua files]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bakulrujak.com/?p=358</guid>
		<description><![CDATA[ 
 


Judul Buku : The Joshua Files: Invisible City (Kota yang Hilang)
 Pengarang :  MG. Harris
Penerjemah : Nina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
 Tahun Terbit : 2009
 Tebal buku : 380 halaman
Josh Gracia, berusia 13 tahun anak seorang arkeolog Meksiko pada awalnya hanya seorang anak muda biasa. Hingga pada suatu hari berita kematian ayahnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><img class="size-full wp-image-359 alignleft" title="invisible-city" src="http://bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2010/01/invisible-city.jpg" alt="The Joshua Files: Invisible City" width="135" height="200" /></p>
<p></strong></p>
<p><strong>Judul Buku</strong> : The Joshua Files: Invisible City (Kota yang Hilang)<br />
<strong> Pengarang</strong> :  MG. Harris<br />
<strong>Penerjemah</strong> : Nina<br />
<strong>Penerbit</strong> : Gramedia Pustaka Utama<br />
<strong> Tahun Terbit </strong>: 2009<br />
<strong> Tebal buku</strong> : 380 halaman</p>
<p>Josh Gracia, berusia 13 tahun anak seorang arkeolog Meksiko pada awalnya hanya seorang anak muda biasa. Hingga pada suatu hari berita kematian ayahnya datang dan mengubah seluruh hidupnya. Penyebab kematian sang ayah yang sangat misterius dan kasak-kusuk pihak kepolisian yang seakan-seakan menyembunyikan sesuatu, membuat Josh mengambil jalannya sendiri dan bertekad membongkar konspirasi kematian ayahnya.</p>
<p>Andres Gracia, ayah Josh, dilaporkan tewas mengenaskan ketika menerbangkan pesawat di Meksiko dalam sebuah misi penyelidikan artefak suku Maya kuno. Seluruh badannya hangus terbakar hingga waktu kematian pun tak teridentifikasi lagi. Josh dan kedua sahabatnya pergi ke Meksiko untuk mencari kebenaran. Bertemu dengan kakak tirinya yang tak pernah ia kenal sebelumnya, Josh semakin bersemangat untuk mencari tahu apa yang sebenarnya tengah diperjuangkan oleh ayahnya hingga menemui ajal.</p>
<p>Cerita menjadi sangat menegangkan ketika Josh sedikit demi sedikit menemukan fakta bahwa dirinya adalah keturunan seorang tokoh suku Maya kuno yang mewarisi sebuah keistimewaan yang didapat dari leluhurnya. Sebuah tanggung jawab turun temurun pun dibebankan di pundaknya. Ia harus menyelamatkan sebuah codex (surat kuno suku maya yang ditulis di belahan kayu) yang entah berada dimana.</p>
<p>Tentu saja tugas ini menjadi tak mudah dengan kehadiran banyak pihak yang juga menginginkan codex tersebut. Laga mencekam, penggambaran konflik yang intens, ditambah konspirasi-konspirasi membingungkan tentang ramalan kiamat tahun 2012 dan misi penyelamatan peradaban manusia membuat Josh harus bekerja dengan cepat.</p>
<p><strong>Mensejajarkan diri</strong><br />
MG Harris tampil mencoba menempatkan dirinya sejajar dengan para novelis sukses lainnya seperti Arthur Conan Doyle dan Stephenie Meyer. Karyanya kali ini dipersiapkan untuk mencoba mengambil momentum meledaknya uforia kiamat 2012 berkaitan dengan ramalan suku maya kuno. Saya tak terlalu mengikuti novel macam Harry Potter atau Sherlock Holmes, namun begitu membaca The Joshua Files saya harus berkata bahwa saya sangat menyukai novel ini. Segala konspirasi yang disajikan digambarkan dengan begitu halus sehingga cukup mempengaruhi pikiran pembaca. Setiap detail konflik, setting kejadian-kejadian mencekam menjadi begitu hidup dan benar-benar menghanyutkan.</p>
<p>Kekuatan MG. Harris dalam novel ini saya rasakan ada di permainan kata-kata dan pemilihan topik. Sehingga setelah membaca novel ini, saya hampir betul-betul percaya bahwa terdapat sebuah kota yang tersembunyi dan memiliki teknologi yang luar biasa maju dibawah reruntuhan piramid suku maya di Meksiko!</p>
<p>Buku The Invisible City adalah buku pertama dari seri The Joshua files yang semuanya ada 3 buku. Ada Ice Shock dan Zero Moment setelahnya. Kedua buku terakhir sampai saat ini belum diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, sehingga kita (saya) masih harus bersabar sedikit lebih lama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/358/buku-the-joshua-files-invisible-city/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

