<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak &#187; plaosan</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/plaosan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:32:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Plaosan, Si Cantik yang Terlupakan</title>
		<link>http://bakulrujak.com/49/plaosan-si-cantik-yang-terlupakan</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/49/plaosan-si-cantik-yang-terlupakan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 18:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bakul Rujak</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[plaosan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Plaosan terletak dua kilometer arah timur laut Candi Prambanan. Candi yang secara administratif terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ini memiliki karakteristik bangunan yang unik. Dua candi induk Plaosan Lor merupakan candi bertingkat. Konstruksi yang demikian merupakan teknologi percandian yang cukup jarang ditemui.
Plaosan juga memiliki keunikan dalam hal arsitektur. Candi ini memiliki arsitektur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Plaosan terletak dua kilometer arah timur laut Candi Prambanan. Candi yang secara administratif terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten ini memiliki karakteristik bangunan yang unik. Dua candi induk Plaosan Lor merupakan candi bertingkat. Konstruksi yang demikian merupakan teknologi percandian yang cukup jarang ditemui.</p>
<div id="attachment_50" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/02/plaosan1.jpg"><img class="size-full wp-image-50" style="border: 1px solid black;" title="plaosan" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/02/plaosan1.jpg" alt="Candi Plaosan Lor" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Candi Plaosan Lor</p></div>
<p>Plaosan juga memiliki keunikan dalam hal arsitektur. Candi ini memiliki arsitektur perpaduan Hindu Budha. Menurut prasasti yang ditemukan di kompleks candi, tersebutlah nama Rakai Pikatan sebagai pendirinya. Candi Plaosan dibangun sebagai dharma Rakai Pikatan yang beragama Hindu kepada permaisurinya, Pramudhawardhani yang beragama Budha.</p>
<p>Kompleks Candi Plaosan sendiri terdiri dari Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Letak kedua candi tersebut berseberangan, hanya dipisahkan oleh jalan desa.</p>
<p>Candi Plaosan Lor terdiri dari dua candi induk yang dikelilingi oleh candi-candi perwara. Sementara itu, kompleks Candi Plaosan Kidul hanya tersisa beberapa candi perwara. Pada candi induk Plaosan Lor terdapat chamber yang cukup luas. Di dalamnya terdapat 6 arca Dhyani Bodhisatwa. Diperkirakan Candi Plaosan berfungsi sebagai tempat peribadatan untuk pendeta dan umat Budha saat itu.</p>
<p>Letak Candi Plaosan memang agak nyempil. Akses untuk menuju ke Plaosan juga masih terbatas. Dari Kota Yogyakarta menuju Plaosan dapat ditempuh dengan menggunakan Bus Trans Jogja. Setelah turun dari Halte Prambanan, kita dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan becak atau dokar. Saat menawar becak atau dokar inilah baru terasa beratnya perjalanan ke Plaosan. Satu kali jalan baik dokar maupun becak rata-rata memasang tarif Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. Dengan demikian untuk bolak-balik dari Prambanan-Plaosan membutuhkan sekitar Rp 50 ribu. Kondisi yang demikian kemungkinan adalah salah satu faktor mengapa banyak wisatawan yang malas berkunjung ke Plaosan.</p>
<p>Kekecewaan karena mahalnya biaya transportasi yang dikeluarkan akan segera terbayar ketika melihat kompleks Candi Plaosan dari kejauhan. Kompleks Candi Plaosan terletak di tengah-tengah ladang dan perkampungan. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri ketika sampai di lokasi Plaosan.</p>
<p>Lokasi yang nyempil dan aksesibilitas yang masih terbatas membuat kompleks Candi Plaosan sepi pengunjung. Dari buku tamu yang disediakan petugas keamanan Candi Plaosan, rata-rata tercatat pengunjung pada hari libur biasa yang datang sekitar 10-15 orang. Bandingkan dengan Candi Prambanan misalnya yang bisa mencapai 6000 – 7000 orang.</p>
<p>Tetapi, justru dengan sepinya wisatawan ini membuat pengunjung lebih dapat menikmati keindahan Plaosan. Pengunjung dapat menikmati damainya semilir angin pedesaan di salah satu sudut candi yang teduh. Kawasan yang masih berada di pedesaan dan suasana yang sepi seolah-olah membawa pengunjung getting back to nature. Bagi penghobi fotografi dan tracking sangat disarankan untuk mampir ke Candi Plaosan ketika berkunjung ke Yogyakarta.</p>
<p>Bagi yang berencana berkunjung ke Plaosan dengan naik becak atau dokar sebaiknya langsung membuat janji untuk dijemput ketika selesai menikmati indahnya Plaosan. Bila tidak, kita akan kesusahan mencari sarana transportasi untuk kembali ke halte bus. Siapkan pula sumbangan sukarela sebagai pengganti tiket masuk kawasan Plaosan. Ajak teman yang banyak ketika mengunjungi Candi Plaosan agar biaya transportasi bisa ditanggung bersama sehingga lebih hemat.</p>
<p><a title="Dini N Latifah" href="mailto:dini_latifah@yahoo.com">Dini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/49/plaosan-si-cantik-yang-terlupakan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
