<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakul Rujak</title>
	<atom:link href="http://bakulrujak.com/tag/timur-tengah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bakulrujak.com</link>
	<description>Untuk hidup yang selalu menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 May 2012 16:41:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>[buku] amina, mutiara di padang pasir</title>
		<link>http://bakulrujak.com/146/buku-amina-mutiara-di-padang-pasir</link>
		<comments>http://bakulrujak.com/146/buku-amina-mutiara-di-padang-pasir#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 10:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andika Kurniantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[amina]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[timur tengah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bakulrujak.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[

Judul Buku :  Amina
Pengarang :	Mohammed Umar
Penerjemah : Yudith Listiandri
Penerbit : 	INSISTPress
Tahun Terbit :	2006
Tebal buku :  284 halaman
Novel yang terdiri atas 27 bab ini mengisahkan tentang kehidupan Amina, seorang perempuan di Nigeria yang menjadi aktivis bagi perempuan di negaranya. Amina dipaksa menikah dengan Haji Haruna yang sangat kaya dan berkuasa. Sebagai istri keempat, Amina [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong></p>
<div id="attachment_147" class="wp-caption alignleft" style="width: 204px"><strong><img class="size-medium wp-image-147" title="AMINA" src="http://www.bakulrujak.com/rujak/wp-content/uploads/2009/08/AMINA-194x300.jpg" alt="a novel: amina" width="194" height="300" /></strong><p class="wp-caption-text">a novel: amina</p></div>
<p>Judul Buku</strong> :  Amina<br />
<strong>Pengarang</strong> :	Mohammed Umar<br />
<strong>Penerjemah</strong> : Yudith Listiandri<br />
<strong>Penerbit</strong> : 	INSISTPress<br />
<strong>Tahun Terbit</strong> :	2006<br />
<strong>Tebal buku </strong>:  284 halaman</p>
<p>Novel yang terdiri atas 27 bab ini mengisahkan tentang kehidupan Amina, seorang perempuan di Nigeria yang menjadi aktivis bagi perempuan di negaranya. Amina dipaksa menikah dengan Haji Haruna yang sangat kaya dan berkuasa. Sebagai istri keempat, Amina larut dalam rutinitas kehidupan yang nyaman laksana mutiara yang aman berada dalam cangkangnya. Hubungan dekatnya dengan Fatima, pelan-pelan membuat Amina melihat realitas kehidupan sosial. Ia melihat terjadi diskriminasi antara yang kaya dan miskin. Dominasi laki-laki terhadap perempuan terlalu besar. Parahnya lagi dominasi itu didukung oleh hukum dan diberkati oleh agama yang dianut sebagian besar masyarakat Bakaro, distrik dimana ia tinggal. Perempuan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga tanpa bisa berbuat apa-apa.</p>
<p>Kenyataan ini menguatkan tekad Amina untuk keluar dari cangkangnya. Ia lalu bergabung dengan Fatima dan teman-temannya untuk mendirikan asosiasi yang membela hak-hak perempuan. Banyak hal yang merintangi usaha Amina dan kawan-kawannya namun ia tak patah arang. Amina terus berjuang meskipun ia tahu perjuangannya secara tidak langsung juga menentang suaminya yang seorang anggota legislatif. Amina menginginkan sebuah perubahan. Ia tahu dunia yang lebih baik bukanlah hal yang mustahil.</p>
<p>Isu perempuan yang diangkat oleh penulis merupakan daya tarik dalam novel ini. Dengan membaca novel ini pembaca seolah-olah dibuka matanya bahwa di negara-negara Afrika, emansipasi wanita merupakan sesuatu yang jauh dari jangkauan. Padahal di negara-negara lain, wanita sudah dapat mencicipi nikmatnya kesetaraan gender. Tidak salah penulis mengangkat isu emansipasi wanita di era millennium ini. Penulis setidaknya ingin memberitahukan kepada pembaca bahwa di luar sana perempuan-perempuan di Afrika masih berjuang untuk hak-haknya.</p>
<p>Muatan dan kritik politik begitu terasa dalam novel ini. Tidak sulit bagi penulis yang sempat mengenyam kuliah ilmu politik di Ahmadu Bello University, Zaria, Nigeria ini untuk memasukkan unsur politis dalam novelnya. Penulis yang berasal dari Azare, Nigeria merupakan alasan mengapa dengan mudah ia dapat menggambarkan bagaimana kehidupan wanita di Nigeria.</p>
<p>Amina merupakan novel pertama yang ditulis oleh penulis yang pernah bekerja sebagai jurnalis ini. Profesinya sebagai jurnalis membuatnya mahir menuangkan gagasan-gagasan yang muncul dalam dialog-dialog para tokoh aktivis dalam novel perdananya. Novel ini pada dasarnya adalah novel perempuan yang banyak bercerita tentang pahit manis kehidupan aktivis perempuan di Nigeria. Meskipun tergolong novel perempuan, novel ini ternyata ditulis oleh seorang laki-laki. Penulis berusaha memotret kehidupan aktivis perempuan dari sudut pandangnya sebagai seorang laki-laki. Hal tersebut dirasa cukup menarik dari sisi penceritaan novel.</p>
<p>Politik merupakan topik yang dirasa berat bagi sebagian orang. Dengan gaya bahasa yang sederhana dan mudah dicerna, pembaca tidak akan kesulitan untuk memahami esensi dari novel ini meskipun topiknya lumayan berat. Sayangnya, alur yang lambat dan pemaparan yang kurang deskriptif membuat emosi pembaca kurang menyatu dengan cerita. Bagi pembaca yang tidak terlalu suka dengan politik, bisa saja ia meletakkan novel ini sebelum habis membacanya.</p>
<p>Hadir dengan tampilan cover yang terlihat mewah, novel ini terasa layak untuk dibaca. Cover yang menampilkan figur wajah seorang perempuan membuat pembaca dengan mudah menebak bahwa novel ini menceritakan kisah seorang perempuan.</p>
<p>Novel ini cocok untuk dibaca bagi orang-orang yang concern pada politik. Terlebih-lebih bagi aktivis dan mahasiswa yang berperan sebagai agent of change di negaranya. Novel ini agaknya ingin memberitahukan kepada semua orang bahwa perubahan hanya akan didapat dengan kerja sama dan perjuangan tanpa lelah. Tokoh Amina dalam novel ini ibarat sebuah mutiara di padang pasir. Meskipun tidak menyejukkan, namun kilau dan keindahannya mampu memberikan setitik perubahan di negaranya yang panas.</p>
<p>kiriman: <a href="mailto:dini_latifah@yahoo.com">eugenia</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bakulrujak.com/146/buku-amina-mutiara-di-padang-pasir/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

